Maou Gakuin no Futekigousha Vol 3 Prolog Bahasa Indonesia

Dark Mode

Prolog ~ Pahlawan dan Raja manusia ~

2000 tahun yang lalu di ibukota Kerajaan Gairadeite yang terletak di pusat benua manusia Azeshion.

Gairadeite juga merupakan kubu pasukan penaklukan raja iblis Gairadeite serta tempat pahlawan yang dipilih oleh pedang suci, Kanon.

Selain ibukota, Gairadeite, juga merupakan kota militer yang dipenuhi lingkaran anti-sihir dan senjata jika ada serangan kejutan dari iblis.

Seorang iblis biasa akan musnah begitu mereka menginjakkan satu kaki di kota tetapi yang saat ini berjalan dengan cara yang bermartabat ditengah-tengah keramaian bukan seorang iblis biasa.

Dia adalah Raja Iblis Tyranny, Arnos Voldigod.

Jebakan yang dimaksudkan untuk mengusir musuh tak berguna melawannya. Dia juga bisa berjalan di atas rumput liar karena mereka memiliki efek yang sama (tak mempan) padanya.

Matanya tertuju pada dua pria yang datang ke arahnya.

Salah satunya adalah Pahlawan yang membawa pedang suci yaitu Kanon dan yang satunya adalah komandan pasukan penaklukan Raja Iblis di Gairadeite yaitu Raja Gairadeite, Jerga.

Jerga berusia sekitar 60 tahun tetapi kekuatan dan sihirnya jauh melebihi manusia biasa. Dia juga mantan guru pahlawan Kanon.

Sebelum Kanon lahir, dia adalah orang yang berjuang melawan banyak iblis untuk melindungi Azeshion. Bahkan setelah pensiun dari garis depan ia masih menyebabkan kerusakan besar pada iblis dengan kepemimpinannya sebagai komandan penaklukan raja iblis.

"Aku akan pergi Kanon." Jerga berkata dengan nada rendah.

"Jika aku menembakkan Fire Light Cannon <Teo Trias> pada jarak dekat, bahkan raja iblis pun tak akan bisa menghindarinya. Seharusnya itu menghentikan langkahnya sejenak. Pada saat itu serang dia dengan pedang suci. "

"Master ..... itu ..."

"Jangan ragu, Kanon. Berani. Lagipula, hidupku tak lama lagi dan jika kehidupan orang tua ini membantu menciptakan dunia yang damai maka ini adalah harga yang murah. "

Sebuah lingkaran sihir yang dipenuhi dengan bentuk cahaya suci muncul di kaki Jerga. Itu adalah skill yang hanya bisa digunakan oleh pahlawan.

Sanctuary <Ask>. Itu adalah sihir yang menyatukan hati orang-orang, mengubah harapan dan keinginan mereka menjadi sihir.

Dengan itu, manusia yang lebih lemah dalam sihir dibandingkan dengan iblis dapat melawan mereka.

“Jerga-sama …… .Kanon-sama …… tolong …….”

"Raja iblis ........ Raja Iblis Tyranny muncul hari ini .... tolong ...."

"Semua keinginan kami adalah milikmu Jerga-sama ......"

"Tolong persembahkan dunia yang damai ………"

"Lindungi hari esok ... .. !!"

Pikiran yang meluap dari orang-orang mengalir ke Sanctuary <Ask> dan cahaya suci mulai berkumpul di sekitar Jerga.

Ibukota kerajaan Gairadeite adalah benteng terakhir umat manusia sehingga kekuatan doa-doa mereka sangat besar dan terus membengkak.

“Aku datang, dasar brengsek! Aku akan menghilangkan kesedihan semua orang yang telah kau bunuh !! ”

Menggunakan Sanctuary <Ask> Jerga memburu raja iblis, sementara Kanon menyiapkan pedang sucinya.

Raja iblis Arnos menyebarkan 50 gerbang dan meluncurkan rentetan Flame Prison Annihilation Cannon <Geo Grays>.

Matahari hitam menghantam Jerga satu demi satu. Meskipun <Ask> telah berubah menjadi anti-sihir, kekuatan raja iblis itu luar biasa dan tubuhnya terserang dalam sekejap.

“…… .Ini …… .tak ada apa-apanya ……… dibandingkan dengan rasa sakit yang kurasakan ketika istriku dan anakku dibunuh olehmu …… !!”

Mantan pahlawan terus bergerak maju sambil dikelilingi matahari hitam yang menghantamnya.

"UOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOHHH !!!"

Dan, tangan Jerga mendekati raja iblis.

“…… .Gu …… .fu ………”

Ketika satu langkah lagi untuk menyerangnya, tangan kanan raja iblis menembus perut Jerga.

"Fumu. Kau bukan satu-satunya yang punya tragedi itu, Raja manusia. Manusia membunuh ibuku saat dia masih mengandungku. Perasaan terlahir dari mayat adalah yang terburuk. ” (TLN : Anying, masih bisa lahir dari mayat :'v)

Jerga tertawa sambil meludahkan darah.

“…… .Mari pergi ke neraka bersamaku raja iblis tyranny …….”

Jerga meraih raja iblis sementara perutnya masih tertusuk.

"Cannon Fire Light Holy <Teo Trias>"

<Ask> mengubah perasaan orang-orang menjadi sihir dan melepaskannya.

Sebuah ledakan besar terjadi dan membungkusnya dalam cahaya suci.

"Kanon! Lakukan t⚊ ”

Kata-kata Jerga terputus ketika paru-parunya hancur dan kekuatan meninggalkan tubuhnya.

“…… .Terus ……… sampai ……… kawan kita …… ..”

Kekuatan <Teo Trias> tidak cukup. Awalnya, ada cukup kekuatan untuk menembus penghalang anti-sihir raja iblis tetapi doa-doa dan harapan-harapan terjatuh secara dramatis.

"Hah? Aku hanya akan mengintimidasi orang-orang. "

Sebelum membunuh Jerga yang tangguh, Arnos menyapu kekuatan <Teo Trias> dengan mengintimidasi tentara penaklukan raja iblis yang memasok kekuatan sihir Jerga melalui doa dan harapan mereka.

Jika dia mau, Arnos bisa menetralkan semua manusia di kota karena kemampuan anti sihir mereka yang rendah. Membunuh mereka begitu mudahnya.

"...... Berani sekali ... Aku tak akan pernah memaafkanmu ... hanya kau yang tak akan pernah kumaafkan bajingan!!"

"Fumu. Nah, kalau begitu. Dari apa yang dapat kulihat, originmu sudah mencapai batasnya. Kau telah bertarung dengan baik tetapi tubuh manusiamu, sekali mati, tak akan pernah bisa dihidupkan kembali. Jika kau mati sekarang, tak akan ada yang bisa menghidupkanmu kembali. ”

Arnos selesai berbicara dan kemudian menghancurkan paru-paru Jerga yang lain.

“..... Ga ……….”

"Meski begitu, kau tak boleh mati."

Jerga terjatuh di tempat.

"Sekarang pahlawan Kanon." Raja iblis berkata kepada Kanon yang telah menyiapkan pedang sucinya. "Apakah kau tak ingin perdamaian segera datang?"

Kanon menatap tajam pada raja iblis.

"Itu kalimat yang bagus dari pria yang menjerumuskan dunia ke dalam kehancuran."

“Dari sudut pandangmu, mungkin begitu. Aku ingin perdamaian di Deiruheido dan jika mungkin aku ingin mencapainya tanpa menghancurkan Azeshion. "

Kanon menatap raja iblis dengan tatapan waspada.

“Jika kata-kataku menarik bagimu, datanglah ke Deruzogedo. Aku juga mengundang roh agung dan dewa pencipta. Jika tak ada yang menyukai apa yang aku katakan maka kau semua dapat bersatu dan mencoba mengalahkanku. "

Segera setelah dia selesai berbicara, raja iblis membelakangi Kanon dan pergi menggunakan Transfer <Gatom>.

“…… Masteeer ………!”

Kanon segera bergegas menuju Jerga dan mengunakan <Enshell> anti-sihir penyembuhan padanya. Meskipun luka itu dibuat oleh raja iblis, luka itu secara mengejutkan dangkal sehingga dia tak membutuhkan banyak upaya untuk menyembuhkannya.

"…….Maaf……."

"Jangan khawatir."

Jerga berdiri dan Kanon berbicara.

"... Haruskah aku mengembalikan originmu?"

Pahlawan Kanon memiliki 7 origin tetapi dia tak dilahirkan seperti itu. Dia mendapatkannya dengan memindahkan mereka dari orang lain menggunakan kekuatan pedang suci.

Dengan mengambil sedikit origin dari beberapa orang, ia memperoleh 7 origin yang memungkinkannya untuk bertarung dengan raja iblis.

Di antara orang-orang yang memberinya beberapa origin, salah satunya adalah Jerga.

“Hal seperti itu tak mungkin sekarang. Bahkan dengan pedang suci, origin yang telah dipisahkan tak dapat sepenuhnya dikembalikan ke kondisi semula. ”

"Walaupun begitu. Aku masih dapat mengembalikan beberapa originmu. Seperti sekarang …… master ……. ”

"Kanon. Ini adalah keputusan yang aku buat. Aku bertaruh kau dapat mengalahkan raja iblis. Bukan hanya aku. Setiap orang yang memberikanmu origin mereka pun sama. "

Jerga mengatakannya dengan tekad kuat.

"Harapanku. Kalahkan raja iblis dan selamatkan dunia. Kau adalah satu-satunya matahari yang masih bersinar di dunia ini yang tertutup oleh kegelapan. Bahkan jika sekarang itu tak menjadi kenyataan, tapi suatu hari, pedangmu akan memenuhi harapan manusia. Aku tak akan kehilangan harapan itu. "

Mendengarkan kata-kata Jerga, Kanon terdiam.

Setelah beberapa saat dia berkata.

"... Menurutmu bagaimana, master?"

"Tentang apa?"

"Tentang apa yang dikatakan raja iblis sebelumnya."

Jerga menjawabnya.

"Aku tak akan percaya itu. Iblis adalah makhluk yang hidup untuk membunuh manusia. Entah kita yang menghancurkan mereka atau mereka yang menghancurkan kita. Itu sesuatu yang berbeda. Yang berarti mustahil. ”

Kanon mengangguk tapi ada bayangan di ekspresinya.

"Kanon. Kau memang baik tetapi iblis adalah makhluk yang tak pantas menerima kebaikanmu. Mereka adalah makhluk yang tak termasuk dalam di dunia ini. Kau tak perlu merasa bersalah karena membunuh mereka. Membantai mereka akan menjadi keselamatan bagi umat manusia. Kau harus berani karena kau adalah pahlawan yang dipilih oleh pedang suci. ”

"………..Umu."

Ketika Kanon menjawab, Jerga terhuyung dan jatuh dengan satu lutut.

"Master ……….!"

“…… .Aah. Berhentilah menggerutu. Aku hanya lelah. Aku sudah tua………"

Kanon menatapnya dengan cemas.

"Tapi……."

"Aku baik-baik saja. Pergi dan beri tahu semua orang bahwa raja iblis telah pergi. Semua orang mungkin masih merasa gelisah. ”

"...... Baiklah."

Jerga menatap punggung Kanon saat dia berlari menuju kastil.

“…………… Apakah ini batasku? ………… Sepertinya ………”

Jerga menggambar formasi sihir di tanah dan menghilang menggunakan <Gatom>.

Dia tiba di ruangan remang-remang yang ditutupi dengan formasi sihir. Bahkan dinding dan langit-langitnya tertutup.

Ada bola air besar yang mengambang di ruangan.

Bukan hanya air. Itu adalah alat sihir tanpa bentuk. Dikatakan sebagai air suci yang diberikan oleh dewa.

“…… ..Iblis harus dihancurkan …….”

Jerga melihat bola air suci.

“…… ..Bahkan jika tubuh ini berubah menjadi sihir ……” dia bergumam dengan tatapan gelap.

2 Responses to "Maou Gakuin no Futekigousha Vol 3 Prolog Bahasa Indonesia"

Update Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Novel ini diterjemahkan oleh Arisuni Translation

Iklan Tengah Artikel 2

Novel ini diterjemahkan oleh Arisuni Translation

Iklan Bawah Artikel

Makasih telah membaca chapter ini. jangan lupa komen dan share cuk!