Saijaku Muhai no Bahamut Vol 5 Chapter 2.1 Bahasa Indonesia

Dark Mode

Chapter 2 - Malam sebelum All-Dragon Battle


Part 1

Pagi Itu adalah hari kedua setelah Yoruka muncul di depan Lux dan menyebabkan gangguan.

Akhirnya, Lux dan yang lain berangkat ke ibukota demi turnamen internasional── All-Dragon Battle. Menggunakan kereta kuda, mereka melewati empat stasiun pemeriksaan selama tiga hari penuh sebelum akhirnya tiba di sana.

Ibukota kerajaan, Lordgalia.

Setelah Kekaisaran Lama musnah, itu sudah dibangun kembali. Namanya dan pemandangan kotanya sangat berubah dan sekarang ini adalah kota terbesar di Kerajaan Baru. Kota benteng, sebuah kota metropolitan yang berlanjut sampai menuju istana yang besar itu dipisahkan menjadi tujuh belas blok, jauh lebih banyak dari Cross Field. Kepadatan populasinya juga tinggi. Sehingga memungkinkan bagi kota untuk mandiri dalam kegiatan industri, pertanian, perdagangan - dan kemudian pangkalan militernya ditata dengan cermat, berbaris dengan keteraturan yang merupakan keajaiban.

Kekaisaran Arcadia yang memiliki beberapa ratus tahun sejarah, semua teknologi dan asetnya berkumpul untuk membangun mekanisme kota ini, bahkan sekarang setelah lima tahun sejak kekaisaran berubah menjadi Kerajaan Baru, masih tetap sebagai pemandangan.

「 Sudah sangat lama sejak terakhir kali aku di sini. 」 (Lisha)

Memasuki penginapan kelas tinggi di ibukota yang mereka pesan, Lisha duduk di sofa di pintu masuk dan bergumam. Mungkin karena perjalanan yang panjang, anggota seleksi lainnya memasuki kamar yang telah ditentukan untuk beristirahat.

「 Kau tahu? Selama liburan musim panas, sepertinya ada  banyak siswa yang kembali ke rumah mereka di ibukota ini. Tampaknya mereka juga akan datang untuk mendukung kita di All-Dragon Battle. Jika kau beruntung, kau mungkin akan saling berpas-pasan di suatu tempat di kota. 」

Kepala Sekolah Relie yang keluar dari kamarnya meregangkan punggungnya sambil mengatakan itu. Mendengar itu, adik perempuan Lux yang ada di dekatnya──Airi menunjukkan ekspresi yang rumit.

「 Daripada membicarakan hal itu, Ini cukup membuat heran karena pemerintah membiarkan kepala sekolah tetap memimpin kelompok ini. 」

「...... Yah, itu baru saja. Bagaimanapun, selain mendapatkan omelan nilai seumur hidup. Aku juga membayar banyak denda. Saat ini, aku tidak berada di balik jeruji alasannya berkat kehormatanku dan uangku yang banyak saat ini. 」

「 Ini bukan sesuatu yang benar-benar bisa jadi candaan ... 」

Setelah Lux yang membalas pada Relie yang menunjukkan senyum yang rumit, suasana mulai berubah canggung.

Kamp pelatihan di Ries Island yang dilakukan dua minggu lalu.

Waktu itu, Kepala Sekolah Relie Aingram diam-diam memanfaatkan kamp pelatihan sebagai alasan untuk melakukan explorasi reruntuhan <Ark> tanpa mengajukan surat izin dari pemerintah di ibukota untuk menyelamatkan adik perempuannya Philuffy yang menjadi setengah abyss.

Tampaknya tanggung jawabnya untuk explorasi ilegal itu diinterogasi dengan keras dan ada pertukaran jawaban yang sangat intens antara dia dan pemerintah ibukota. Tapi, untuk menghindari kekacauan yang dapat mempengaruhi All-Dragon Battle yang sudah dekat, saat ini hukumannya ditangguhkan.

Untuk saat ini, Relie menghindari penjara dengan hanya peringatan keras yang diberikan padanya untuk sementara waktu.

「 Yah, karena itu aku harus mengangkut『 itu 』yang disembunyikan di akademi ke sini tapi──, alih-alih lega bahwa aku tidak perlu mengelolanya lebih dari ini. 」

「──『 Itu 』 yang mana?」

Lux bereaksi terhadap bisikan Relie.

「...... Ahaha, bukan apa-apa. Lupakan saja.  」

Relie mengatakan itu dengan tatapan bingung bersamaan dengan senyum masam yang kaku.

Sekarang karena dia mengatakannya──Saniya datang ke akademi sebagai mata-mata dari Heiburg dan dia sedang mencari sesuatu di akademi saat Lux hampir di DO. Dia mendengarnya dari Airi, tetapi apakah ini tentang benda itu?

「…………」

Tapi, Airi tidak mengalihkan pandangannya dari buku yang dia baca. Melihat dia berperilaku seperti itu bukan urusannya, Lux jadi tidak mau membahas lebih jauh lagi.

Kemudian, Relie mulai berbicara dengan sedikit canggung.

「 Daripada itu, kita akhirnya berada di ibukota, jadi bagaimana kalau semua orang bersenang-senang di kota ini? Ada juga festival yang akan segera dimulai. 」

「 Ini adalah perayaan ulang tahun negara Kerajaan Baru, bukan?」

Ketika Relie menggumamkan itu, Celis yang keluar dari kamar hotel menyela ringan.

「 Tampaknya lima tahun yang lalu ini disebut festival ulang tahun suci Kekaisaran, tetapi saat ini berbagai hal telah berubah. Bukan hanya namanya saja──tetapi juga konten festivalnya. 」

Seperti yang diharapkan dari putri seorang duke dari salah satu <Empat Bangsawan Agung>, Celist berpengetahuan luas dalam berbagai mata pelajaran. (TLN: *Duke, bangsawan kelas atas. Mungkin bisa disetarain adipati atau gubernur.)

「 Sebenarnya aku juga harus ikut dengan kalian anak-anak sebagai yang memimpin kelompok ini, tapi aku agak lelah. Jadi, anak-anak yang energik bisa bersantai jalan-jalan sebelum turnamen.」

Mengatakan itu, Relie mengeluarkan segepok uang dari dompetnya dan meletakkannya di tangan Lux.

「 Terima kasih banyak. ──Tunggu, ini terlalu banyak lho !? Kami tidak membutuhkannya sebanyak ini!

Rasa uang itu benar-benar berbeda dari Lux yang punya pekerjaan sambilan selama lima tahun ini.

(Atau lebih tepatnya, akan berbahaya jika kita berjalan-jalan membawa uang sebanyak ini ……)

「 Kalau dipikir-pikir, ini adalah pertama kalinya aku datang ke ibukota. Lux-kun, bisa gak aku memintamu untuk memandu ku selama di kota sebentar? 」

Sementara Lux memikirkan uangnya, Krulcifer yang tiba di pintu masuk menanyakan hal itu.

「 Ah, baiklah. Aku tidak keberatan— 」

Ketika Lux hampir setuju seperti itu,

「 Oi! Jangan putuskan sesukamu! Aku juga punya rencana untuk jalan-jalan dengan Lux setelah ini! 」

Lisha memotong dan pertengkaran yang biasa dilakukan dimulai lagi.

「 Beberapa dari kalian ada yang lelah dan tidak ingin keluar, aku akan biarkan kalian yang memutuskan di antara dirimu sendiri. Tapi──Itu akan menarik perhatian jika kalian anak-anak bergerak dalam sebuah kelompok, jadi bagilah dirimu menjadi kelompok-kelompok dengan paling banyak empat orang per kelompok, oke? 」Dengan saran Relie, mereka membuat grup menggunakan undian dan segera diputuskan.

Satu kelompok terdiri dari Lux, Lisha, Krulcifer, dan Airi.

Kelompok lain terdiri dari Celis, Philuffy, Noct, dan Sharis.

Tillfur yang biasanya berinisiatif untuk pergi keluar tidak bisa ikut karena kondisi tubuhnya pusing akibat perjalanan panjang. Mengatakan 「Orang-orang yang tidak berperasaan—! 」 dia menatap dua anggota Triad dengan marah.

「 Kami akan membeli banyak souvenir untuk mu kok. 」

「 Uuu …… jangan sampai kelupaan oke?」

Lux menghibur teman sekelasnya yang sedih sebelum melanjutkan perjalanan ke ibukota.

Karena waktunya masih sore, sepertinya tidak akan ada masalah jika mereka tidak pergi terlalu jauh.

「...... A, benar benar. Anggota seleksi dari negara lain juga sepertinya telah tiba, jadi lakukan yang terbaik untuk tidak menyebabkan masalah sebelum turnamen. 」

Relie mengatakan itu pada akhirnya. Lux dan yang lainnya mengangguk dan keluar dari penginapan.

「 ──Lalu, kemana kita harus pergi dulu? Tempat yang ingin aku tuju pertama adalah museum Drag-Ride di ibukota. 」

「 Seperti biasa, kau tidak berubah sama sekali, kan ……. Apakah kau tidak memiliki minat lain pada kesempatan langka ini yang telah kami lakukan sejauh ibukota? 」

「 Muu …. Lalu coba katakan mau kau lakukan !? Memangnya kau tahu apa karena ini pertama kalinya kau di sini !?  」

「 Begitukah. Pertama ada beberapa penjahit yang terkenal bahkan di ibukota terdekat dari sini. Ada banyak toko lain juga, jadi hanya melihat-lihat juga tidak buruk. Selain itu, itu akan agak jauh tetapi jika kita pergi ke taman nasional, akan ada sungai kecil di sana, rasanya seperti akan menyegarkan di sana. Jika kau merasa sedikit lapar, ada juga jalan yang berjajar kios di sana──di distrik pengrajin ada toko-toko yang membuat dan menjual barang-barang seperti aksesoris arloji atau kerajinan tangan── 」

「 T, tunggu Krulcifer! Bukankah ini pertama kalinya kau datang ke ibukota !? 」

Lisha berteriak kesal pada gadis yang berbicara terus menerus tanpa jeda.

「Apa yang aku katakan tadi adalah hal yang relatif umum ketika jalan-jalan di ibukota lho? Bagaimana denganmu jika melakukan sedikit perubahan agar kau tahu sesuatu untuk dibicarakan dengan para bangsawan lainnya juga? 」

「Kuh …… !? Kukembalikan padamu, kau sebenarnya tidak memerlukan panduan apa pun sejak awal kan !? Kau gadis vulgar, itu hanya alasan untuk mengundang Lux! 」

Lisha berteriak secara spontan ketika dia melihat Krulcifer mengatakan itu dengan nada dingin.

Dia lebih berpengetahuan hal seperti travelling daripada Lux yang seharusnya tinggal di ibukota di masa lalu.

「Lalu untuk sekarang, haruskah kita serahkan pada Krulcifer-san?」

Seperti yang diduga, bahkan Airi juga tampaknya tidak tahu-menahu tentang tata letak ibukota. Pada akhirnya mereka bersenang-senang di jalan ibukota mengikuti rencana Krulcifer.

Part 2

Beberapa jam kemudian.

Mereka pergi ke banyak tempat lebih dari yang mereka kira dan saat ini matahari sudah benar-benar tenggelam.

Lux dan yang lainnya makan malam di sebuah restoran besar di dekat jalan utama.

Seperti yang diharapkan dari tempat makan yang telah ada selama bertahun-tahun di ibukota, makanannya lezat tanpa ada yang perlu dikeluhkan. Keempatnya mengenang hari mereka tapi──

「 Oi oi, aku mohon padamu, nak. Jangan tidur di tempat seperti ini! Kau juga minum terlalu banyak. 」

Ketika mereka berpikir untuk segera pergi setelah makan, mereka mendengar suara pemilik kedai yang sedang bermasalah dengan seseorang dari sudut.

「 Tidak ada yang berlindung di sini ……. Diam dan bawa sake lagi di sini─. Munya …… ​​」

Seorang laki-laki mengangkat cangkir bir kayu sambil berbicara dengan nada yang jelas-jelas mabuk dari sudut pandang siapa pun.

Usianya masih muda. Ciri pria muda itu adalah poni rambut jambulnya yang pirang pucat dan kusut seolah-olah berjumbai, dan matanya yang *sanpaku. (TLN : *https://en.wikipedia.org/wiki/Sanpaku kalau gk salah ambil kesimpulan, intinya, dibawah iris mata itu ada sklera (bagian putih dimata). Biasanya iris ngehalangin sebagian besar putih mata, kalau sanpaku ada yang keliatan dikit. Disebabkan alkohol, narkoba dsb. Contoh penderita: Presiden J.F.K. Di cover vol 12, tampilan si pria ini kek hero sabit.)

Dia mengenakan kemeja dan celana panjang hitam yang tampaknya tidak cepat rusak.

Dalam penampilannya yang sederhana itu, hanya sabuk pedang perak yang seperti dibuat orang pedesaan di pinggangnya yang tampak sangat mencolok.

Melihat hanya dari penampilannya, dia tampak seperti preman kasar, tetapi mungkin karena wajahnya yang tidak ada niat buruk yang tampak dari luar, dia jadi tidak terlihat memberikan kesan yang buruk.

「 Memangnya, apa kau berusia yang boleh minum alkohol ya nak? Kau terlihat sangat muda. 」

「Ini o, ya─y. Prinsip ku adalah menerima 『tantangan sembrono』 ya ……. Menjadi ceroboh tanpa konservatif adalah apa yang akan membuka jalan baru──uppuh 」

「Kau sudah melebihi batas mabukmu ya !? Ngomong-ngomong, kau terlihat seperti seorang yang bersabar, jadi dari mana kau berasal? 」

Ketika pria muda itu menggerutu dengan wajah merah mabuk, pemiliknya menghela nafas dan bertanya barusan.

Lisha di samping Lux berbisik kesal sambil menonton adegan itu dari kejauhan.

「 Kupikir hanya bangsawan yang datang ke Lordgalia, tetapi ada juga pendatang dari pedesaan ya. 」

「 Suaramu terdengar lho, tuan putri. 」

Ketika Krulcifer menegur dengan keras seperti itu, sebuah insiden terjadi.

「Lihat nih, bahkan orang seperti aku ini membawa uang, tahu─. Aku dapat banyak uang dari bekerja── 」

Pria muda itu mengeluarkan dompet dari saku celananya. Saat dia meletakkannya di atas meja, seorang pria paruh baya minum alkohol di belakangnya berdiri dan bergerak tiba-tiba.

「────」

Kemabukan secara refleks lenyap dari ekspresi pemuda itu dan tangannya meraih gagang sword devicenya.

Tetapi, ketika pria paruh baya itu meraih dompet, pria itu menyambarnya dalam sekejap mata dan menghilang ke luar restoran.

Setelah beberapa saat yang menegangkan, keributan kecil memenuhi restoran.

「Aah-ah, dia mencopetmu, nak. Orang seperti itu jarang biasanya kau temukan di ibukota, tetapi pencopet datang ke sini pada waktu seperti ini dari berbagai tempat. 」

Dengan tatapan yang rumit, pemilik restoran memberi tahu hal itu kepada pria muda yang dompetnya dicuri.

「…………」

Lux yang memiliki pengalaman melakukan pekerjaan sampingan berkali-kali di ibukota mengingatnya.

Sebelum dan sesudah perayaan ulang tahun negara atau turnamen termasuk All-Dragon Battle, populasi ibu kota yang sudah padat dalam keadaan normal akan meningkat secara masif.

Para bangsawan dan pelancong akan berkumpul untuk menonton acara dari berbagai tempat di Kerajaan Baru──atau bahkan dari negara-negara asing.

Dan kemudian, para pencopet juga akan berkumpul di ibukota, mengincar dompet mereka.

Tapi, ibu kotanya berbeda dengan Cross Field. Meski ukurannya besar, tapi tak disangka ada beberapa tempat persembunyian di sana.

Jalan-jalan itu sistematis karena kearifan dari masa lalu untuk dapat memojokkan orang-orang yang bermusuhan dan menangkap mereka.

「 …… Aku akan pergi sebentar. 」

Lux menarik kursinya dengan keras dan segera berdiri.

「 Oi tunggu, kemana kau akan pergi Lux !? Jangan katakan padaku── 」

Ketika Lisha memanggil dengan terkejut, Lux bergegas keluar dari restoran.

「Aku bisa memprediksi di mana pencopet tadi akan kabur, jadi kalian kembalilah lebih dulu ke penginapan!」

Lux hanya mengatakan itu dan pergi keluar tanpa membiarkan gadis-gadis itu punya waktu mencegah Lux.

Untuk mengejar jejak dan merasakan kehadiran pencopet pria itu, Lux pindah dari jalan utama ke gang belakang yang rutenya rumit.

Ketika ia tiba di ujung lorong yang suram agak jauh dari bar, ia menemukan pemandangan yang tak terduga di sana.

「Chih! Seseorang sudah hampir mengejar, tapi── 」

Pria yang baru saja Lux kira sebagai pencopet biasa memanggil Wyvern dan memakainya.

「- ……!」


Karena memakai Drag-Ride di ibukota akan menonjol, ini adalah sesuatu yang mengejutkan Lux.

Namun, jika pencuri itu bisa kabur melalui sesaat ke langit, akan sulit untuk menangkapnya ketika dia pergi dari ibukota.

「──  Datanglah, simbol kekuatan dari lambang naga bersayap. Patuhi pedangku dan terbanglah, Wyvern 」

Ini adalah pertama kalinya Lux memanggil Drag-Ride karena dia terluka dari penggunaan Over Limit di Ries Island.

Batas penggunaan Wyvern-nya juga menjadi dua kali karena masih dalam rehabilitasi ringan, tetapi secara fisik seolah-olah tidak ada masalah sama sekali.

(……Aku bisa melakukan ini!)

Lux memastikan sensasi mengenakan Drag-Ride saat terbang untuk mengejar Wyvern si pencuri.

Pencopet itu menahan napas sesaat untuk mempercepat Drag-Ride-nya.

Lux tidak mengabaikan celah si pencopet itu dan dia mengangkat <Scale Blade>-nya, saat itulah,──


「──Oi pangeran, aku akan menyusulmu duluan, lho, oke?」(pemabuk barusan)

sebuah suara dengan nada yang memiliki sikap aneh di dalamnya datang. Bersamaan dengan itu, Wyvern si pencuri di depannya terjatuh.

「…… !?」

Munculah Drag-Ride yang tidak dikenal— Drag-Ride dengan armor seperti sisik-sisik yang tak terhitung jumlahnya melekat padanya. mengambil kuda-kuda dengan pedang melengkung yang aneh.

(Itu──!)

Dia adalah pilot Divine Drag-knight laki-laki selain Lux yang jarang terlihat .

Karena perempuan punya kecocokan dengan Drag-Ride jauh lebih tinggi daripada Drag-Knight laki-laki, yang bisa dengan terampil memiloti Divine Drag-Ride yang sulit dikendalikan dan mengonsumsi energi spiritual sangat besar, sedikit sekali jumlahnya bahkan di seluruh dunia, tapi── pemuda ini, bahkan dalam keadaan mabuk sepenuhnya, dia mengendalikan Drag-Ride-nya dengan akurat dan menjatuhkan musuh dalam sekejap.

「Gu, gahah …… a!」

Pencopet yang jatuh terbentur dari atas dan dia tidak terlihat bisa bergerak lagi.

Pria muda berambut pirang yang melihat itu akan melakukan serangan tambahan di bawahnya.

「 Aku tidak akan membunuhmu karena akan merepotkan, tapi aku setidaknya akan mengambil kedua tanganmu. 」

Pedang besar melengkung aneh itu akan memotong lengan pencuri dari siku ke bawah tepat ketika pria muda itu menyatakan, tapi kemudian──

* GIIN! *

Pedang itu dibelokkan bersama dengan suara logam bernada tinggi. Lux memblokir pedang yang diayunkan pemuda itu. dengan Scale Blade.


「 ──Hentikan. Orang ini tidak bisa bergerak lagi. Lebih dari ini itu berlebihan. 」

Mata pemuda itu terbuka lebar untuk sesaat karena terkejut, tetapi dia segera menatap Lux dengan senyum masam ironis.

「 Itu benar-benar naif, pangeran. Kalimat itu benar-benar tidak terpikirkan akan datang dari orang yang selamat dari keluarga kekaisaran Arcadia yang dikutuk sebagai sarangnya para penguasa yang kesetanan. 」

Bertentangan dengan kata-katanya, pemuda itu dengan patuh melepaskan baju besinya dan menyarungkan kembali Perangkat Pedangnya ke sabuk pedangnya.

Karena pencopet itu sudah pingsan, Lux juga membuang armornya setelah memeriksa sekeliling dengan waspada.

Dan kemudian, sekali lagi Lux menghadapi pria muda yang berhadapan dengannya dengan senyum di wajahnya.

「 Kau tahu? Tentang ku── 」

「 Kau itu lumayan terkenal di negara tetangga, kau tahu? Bahkan pria pemalas seperti ku tahu banyak. 」

「…………」

Tatapan tajam pria muda itu menyebabkan Lux mempererat ekspresinya juga. Kekaisaran Arcadia menginvasi tidak hanya di negara yang wilayahnya luas, tetapi juga ke perairan dan pulau-pulau teritorial sekitarnya. Pada saat itu berbagai pertempuran terjadi berulang kali dengan banyak negara yang berbatasan di sekitarnya. Masih banyak negara yang mendendam keluarga Kekaisaran Arcadia yang merupakan penyebab utama hal itu.

Ketika keheningan aneh dan suasana tegang mengalir di antara keduanya──

「Oooi! Apa yang kau lakukan, Greifer! 」

Suara sopan yang agak tinggi bergema di gang belakang mereka berdua.

Orang yang datang adalah seorang pria muda yang seusia dengan wajah androgini (kelihatan kayak perempuan tapi kelihatan juga kayak laki-laki).

「Aaa-aa. Pria yang merepotkan datang ……. Aku akan memperkenalkannya, dia adalah staf ku dan juga orang yang bertugas menyeka pantat ku, Coral-sama yang hebat. 」

「Hal bodoh apa yang kau katakan! Sudah berapa kali dikatakan padamu untuk tidak menarik sword device mu di dalam ibukota !? 」

Pria muda yang dipanggil Coral itu berteriak marah pada Greifer sebelum berbalik ke arah Lux.

「Apakah kau baik-baik saja Lux !? Kau lemah sekarang, itu sebabnya memaksakan dirimu adalah── 」

Lisha dan yang lainnya datang berlari sedikit di belakang, tetapi mereka menjadi kaku ketika melihat keduanya berhadapan dengan Lux.

「 Apa yang baru saja kita temukan, seorang perwakilan dari Kerajaan Baru juga datang eh. Hei disana. 」(Greifer

「 Kalian berdua, siapa kah kalian? .... 」(Lisha, baru datang)

Ketika Lisha bertanya dengan suara yang sedikit tegang, Greifer menunjukkan senyum sinis.

「Bukankah pertama-tama yang memperkenalkan diri mu hal yang sopan untuk dilakukan? Tapi ya, tentu saja, aku bukan orang negara ini …… Ampun deh ah! 」

* Bam *, Greifer maju ke depan karena tepukan kuat dari Coral di punggungnya.

Seolah ingin menggantikannya, pemuda bernama Coral itu bergerak ke di depan Lux dan yang lainnya.


「Maaf kawan ku. Kami adalah perwakilan dari Vanheim Principality. Senang bertemu kalian semua. 」(TLN: *https://simple.wikipedia.org/wiki/Principality negara yang diperintahkan oleh pangeran atau putri kerajaan.)

Pria muda itu disambut dengan suara dan gerak tubuh yang halus. Lux dan yang lainnya goyah sesaat.

「Dia adalah pemimpin kami, Greifer. Nama ku Coral. Kami baru tiba beberapa hari yang lalu tapi──maafkan kami karena menyebabkan keributan. 」

Tampaknya berbeda dari Greifer yang tidak bertatakrama, pemuda bernama Coral ini benar-benar sopan.

「Kami tidak perlu minta maaf di sini Coral. Awalnya, aku hanya ingin menangkap pencopet dompetku── 」

「 Dilarang minum alkohol di tujuan ekspedisi kita, kan, Greifer? Aku akan menceritakan tentang hal ini kepada instruktur nanti. Aku pikir kali ini tidak akan berakhir hanya dengan latihan sebagai hukuman, jadi kau lebih baik mempersiapkan diri. 」

「 Uwaa !? Apa yang akan kau lakukan jika kita kalah dalam All-Dragon Battle karena itu !? Oi Coral! Pikirkanlah lagi── 」

Coral menutup mulut Greifer yang ribut dengan tangannya sambil menghadap Lux dan yang lainnya sekali lagi.

「Aku minta maaf karena mengganggu, bisakah aku meminta kalian mengurus pencopetnya? 」

Lux mengambil langkah ke depan menuju Coral yang tersenyum canggung dan menjawab.

「 Umu baiklah. Kami akan menyerahkannya ke penjaga. Itu jalan terbaik untuk ini.  」

「 Terima kasih. Kalau begitu, kami harus merepotkanmu dengan itu. 」

「Ah, dompetnya ……. Itu jatuh di sana. 」

「Ah, maafkan aku. Tapi, kami sudah merepotkan semua orang, jadi—— tolong, aku harap semua orang bisa makan malam yang menyenangkan dengan ini. 」

Coral mengatakan itu sambil mengeluarkan beberapa lembar uang dari dompet Greifer.

「Oi! Jangan mengambil uang orang lain sesuka mu! Aku tidak bilang apapun tentang memberi── 」

Coral mengabaikan suara protes dari belakangnya dan menawarkan uang itu kepada Lux sambil tersenyum, tapi,

「 Kami tidak melakukan apa-apa, jadi tidak apa-apa. Daripada itu, sesuatu seperti ini terjadi entah dari mana, tetapi jika kau bisa tolong jangan membenci Kerajaan Baru karena itu ...... itu akan membuat ku senang. 」

Mata Coral langsung terbuka lebar setelah mendengar kata-kata Lux yang diucapkan dengan senyum masam.

「...... Ini mengejutkan. 」

Coral berbisik yang disertai dengan kekaguman kecil.

「 Eh ……?」

「 Kau benar-benar berbeda dari keluarga kekaisaran lama yang telah aku dengar. 」

Coral berkata sambil tersenyum. Dia kemudian mengulurkan tangan kanannya ke arah Lux dengan tenang. Untuk sesaat Lux tidak mengerti gerakannya, tetapi ketika dia mengerti bahwa itu adalah jabat tangan, Lux menerimanya. Coral menggenggam tangannya kembali sambil tersenyum.

Berpenampilan tampan yang androgini terlihat seperti seorang gadis. Lux merasa jantungnya sedikit berdebar.

「…… - !? 」

Seketika, panas berkedip dan membakar otaknya, seolah-olah listrik mengalir di belakang matanya.

Kesadarannya semakin menjauh, seolah-olah dia tiba-tiba masuk ke dalam badai pasir.

「……Apakah ada yang salah? 」

「 Ah tidak. Bukan apa-apa—─ 」

Lux segera memisahkan tangannya dari Coral tepat setelah dia berbicara dengannya, dan rasa sakitnya mereda.

Lux bertanya-tanya apa sebenarnya yang ada di dunia tadi.

「 Lalu, mari kita bertemu lagi di All-Dragon Battle. 」

Coral mengakhiri pembicaraan seperti itu dan dia membawa Greifer dari gang belakang.

Lux akhirnya menarik napas lega. Pada saat itu, Lisha yang telah menyerahkan pencopet yang pingsan kepada para penjaga diam-diam sudah tiba lagi di depannya.

「 Oi Lux. Pegangan dengan tangan pria itu kok sangat lama di sana …… aku akan mengatakan ini untuk berjaga-jaga, pria itu tadi, apa kau kenal dengannya? 」

Lisha mengatakan itu padanya dengan tatapan berkedut yang tampak ragu.

「 Aku, aku telah menduganya. Yang barusan itu adalah── 」

「 Sungguh diluar dugaan bahwa Lux-kun memiliki minat ke “arah” itu. Tidak heran reaksimu lemah terhadap metode pendekatanku padamu. 」

「 Tung- !? Bahkan Krulcifer-san, apa yang kau katakan !? 」

「 Panik seperti itu bikin curiga. Nah, kesampingkan lelucon itu──mereka adalah musuh yang tangguh bukan? 」

Airi menyimpulkan seperti itu sambil mengambil gambar terakhir pada Lux saat dia melakukannya.

Lux juga setuju tentang itu.

「 Terutama orang yang dipanggil Greifer, jika aku ingat dengan benar dia adalah kandidat utama untuk perwakilan <Seven Dragon Paladins> dari Vanheim Principality. 」

「...... Seven Dragon Paladins?」

「 Pembicaraan tentang itu tiba-tiba diumumkan sementara Lux-kun terpaksa tidur di UKA. 」

Ketika Lux memiringkan kepalanya dengan bingung mendengar kata-kata asing itu, Krulcifer diam-diam mengajarinya tentang apa itu.

「 Inti embicaraannya tentang membentuk sebuah organisasi di mana setiap negara bekerja sama untuk melawan ancaman Abyss yang meningkat setiap tahun. Tentang Seven Dragon Paladins, itu adalah grup  di mana setiap negara akan memilih satu orang drag-knight perwakilan mereka dalam organisasi itu..

Setelah mendengar rincian lebih lanjut dari Airi, tampaknya masih ada waktu sampai Seven Dragon Paladins dipilih, tetapi sudah ada beberapa negara yang menyeleksi nama kandidat mereka.

「 Kepribadian Greifer itu agak begitulah, tetapi dia terlihat punya kekuatan yang merepotkan ya. …… Daripada itu mari kita kembali, aku mengantuk. 」

「 Kau benar. 」

Lisha menguap 'fua' dengan gerakan imut. Lux tersenyum kecut untuk itu dan mengangguk setuju.

Setelah itu mereka langsung kembali ke penginapan tanpa berhenti di mana pun dan pergi tidur.

Part 3

Di area perairan yang agak jauh dari Kerajaan Baru.

Tempat itu memiliki banyak terumbu karang yang bahkan tidak bisa didekati oleh kapal nelayan, sebuah bangunan besar tersembunyi di balik kabut.

Di dalam── Banyak benda logam yang tak terhitung jumlahnya berbaris di ruang yang luas. Beberapa siluet ada di sana. Salah satunya adalah seorang gadis berambut perak mengenakan jubah hitam legam──Hayes. Seorang pelayan berambut biru berdiri di sisinya, Mishis. Yang terakhir adalah seorang pria jangkung dan kurus yang senang melihat segala sesuatu dengan visioner, Fugil.

「 Seluruh rencana berjalan dengan baik, tetapi bolehkah aku meminta pertimbanganmu kembali, Yang Mulia Hayes? 」

「……Apa itu? 」

Ketika pelayannya, Mishis memanggilnya, Hayes menjawab sambil masih berbaring di meja bundar di tengah.

「 Kau memang perlu memakai darah dan pikiranmu untuk mengendalikan Artifact, tapi sepert perkiraanku, itu terlalu ceroboh. Kalaupun itu akan menghabisi mereka sampai ke akarnya, tetapi jika hidupmu── 」

「Terus? 」

Ketika Hayes menanggapi dengan pandangan tidak senang, Fugil yang berdiri sambil bersandar di dinding sampai sekarang berjalan menuju meja di tengah.

「Dia hanya mengkhawatirkan Yang Mulia putri kekaisaran. Dalam pertempuran sebelumnya, pion terbesar kita yang diperlukan untuk 『Rencana Pendudukan Ibukota Kekaisaran』 ── <Yggdrasil>, dikalahkan Lux di Ries Island. Tentu saja, jika kita memakai seluruh potensi perang kita sangat mungkin untuk mengalahkan mereka bahkan saat itu. Tapi, Yang Mulia akan harus menghabiskan banyak waktu mu sebagai bayarannya. 」

「...... Oi Fugil. Ketika musuh orang tua mu meninggal karena penyakit, dapatkah kau menertawakannya dan menjadi puas dengan itu? 」

「 Sayangnya, aku hidup sebatang kara. 」

Fugil dengan lancar menjawab pertanyaan Hayes yang bercampur dengan rasa jijik di dalam.

Tapi, Hayes mengabaikan itu dan menunjukkan senyum jahat yang menyimpang di bibirnya.

「 Rendahan sepertimu tidak akan paham, tetapi kalau itu aku, tentu paham. Apa disebut balas dendam hanya bernilai jika kau melakukannya dengan tanganmu sendiri dan bukan dengan tangan orang lain. Menyewa pembunuh bayaran untuk melakukan itu? Menunggu kesempatan sampai dia dibunuh oleh seseorang? ──Bukan itu, sesuatu seperti itu tidak memiliki rasa nilai sama sekali. Jika bukan aku yang menyeret orang-orang itu di depanku dengan tangan ini dan membunuh mereka sendiri, maka itu tidak ada artinya sama sekali! 」

Mata Hayes yang berwarna asimetris terbuka lebar dan dia berteriak.

「 Itu── 」

「 Berhenti sampai di situ, jangan beri aku omongan yang sia-sia. Ini adalah kisah yang mustahil bagimu untuk kau pahami. Si pengkhianat terendah dan terburuk yang membunuh semua orang bahkan tidak bisa disebut sebagai kerabat sedarah── 」

「…………」

Fugil membalas senyum tanpa takut pada kata-kata yang dilontarkan Hayes.

「……sudah paham? Aku tidak akan meminjam tanganmu sebagai pembalasan dendam ku. Kau hanya perlu bekerja seperti budak seperti biasa sampai kau mati demi Kekaisaran kami, itulah satu-satunya belas kasih yang dapat diberikan kepada mu yang berasal dari <keluarga itu>. 」

「 Sesuai keinginanmu. Tanpa ragu, aku adalah sekutu dipihak kalian semua. 」

Hayes merengut melihat Fugil yang rendah hati.

Hampir pada saat yang sama, pintu logam di bagian belakang secara otomatis terbuka dan ada gadis masuk.

Ia adalah gadis dengan telinga yang terlihat seperti bulu burung, mengenakan pakaian yang tidak dikenal.

「Aktivasi Artifact serta penyetelan Divine Drag-Ride telah selesai, Tuanku. 」


Gadis itu memberi tahu tanpa jeda antara kata-katanya dan suara robot yang tidak mengandung emosi.

「 ──Bisakah itu bekerja? Gear Leader, El Fajura. Ttermasuk juga dua fungsi khusus yang kau miliki. 」 (TLN: *Gear Leader, robot penjaga setiap ruins. Robot ini punya kategori‘spesies’ Automata. El Fajura ini yang Muncul di eps 12an, pas Yoruka berkhianat dari Hayes dan memotong bola core dari giant yang Hayes bawa ke Lordgalia.)

「 Mungkin bisa bekerja sesuai rencana. 」

Setelah gadis bernama El Fajura mengangguk, bibir Hayes tersenyum dan dia berdiri.

「 Begitukah, lalu kita bergerak sekarang. Untuk mencapai keinginan lama kita dan merebut itu kembali dari mereka. 」

Hayes mengulurkan tangannya ke arah objek setengah bola kecil di tengah meja bundar.

Seketika itu setengah bola diwarnai dengan cahaya redup. Garis-garis cahaya bersirkulasi di sepanjang lantai dan dinding seperti jaring laba-laba yang menyebar dari pusat bola bercahaya.

Tepat setelah itu, dinding itu sendiri bergetar keras dan bagian luarnya mulai bergerak secara keseluruhan.

Part 4

Di sisi lain, ibukota di malam hari.

Setelah Lux dan teman-temannya kembali ke hotel mewah yang mereka sewa, para perwakilan turnamen yang sudah tiba dan Airi dipanggil oleh Relie dan semua orang berkumpul di pintu masuk. Mungkin karena dia telah menerima banyak souvenir, atau mungkin karena dia telah beristirahat dengan baik, Tillfur telah memulihkan keaktifannya. Itu sesuatu yang bagus tapi──

「 Kemudian tanpa menunggu lebih lama, ayo Lux-kun, umumkan siapa gadis-gadis yang telah bekerja keras selama kamp pelatihan sebelumnya, dan akan menerima hadiah. 」

「 ──Eh !? 」

Kalimat pertama yang dikeluarkan Relie menyebabkan mulut Lux terbuka lebar tanpa menutup. Sepertinya itu juga tidak terduga untuk gadis-gadis lain, karena semua orang tercegang bersamaan.

「Ya ampun, kalian lagi bersikapdingin bukan? Bukankah kau semua bekerja keras selama kamp pelatihan untuk ini? 」

「T, tidak …… ya, itu benar tapi」

Bahkan Tillfur yang biasanya bersuasana ceria membalas dengan perasaan yang agak kebingugan.

Lux juga sudah benar-benar melupakannya sampai sekarang, tapi memang sih ada semacam janji antara dia dan semua orang. Itu adalah kompetisi antara anggota yang menerima bimbingan individu Lux selama kamp pelatihan di Pulau Ries, tentang siapa yang akan bisa menyelesaikan tugas yang diberikan kepada mereka dengan aman.

Tiga nama pertama yang bisa menyelesaikan tugas mereka terlebih dahulu akan dapat secara khusus membuat permintaan individu kepada Lux sebagai hadiah mereka, itu adalah janji yang diputuskan Relie secara seenaknya, tapi──

「 Sebenarnya, rencananya adalah untuk segera memutuskannya tepat setelah kita kembali dari Ries Island, tapi kemudian Lux-kun benar-benar lelah, dan situasinya juga tidak memungkinkan. Jadi, bisakah aku meminta mu untuk mengumumkan hasilnya di sini. 」

「Uu ……」

Tatapan semua orang berkumpul di Lux setelah kata-kata Relie. Lux ragu untuk berbicara.

Dia secara refleks ingin mengatakan, "Bisakah mengatakannya nanti saja?", Tetapi melihat tatapan di sekitarnya yang dipenuhi dengan harapan dan kegugupan, sepertinya dia tidak bisa kabur.

Dia menghela nafas dalam-dalam, lalu dia teringat adegan pelatihan di kamp pelatihan──dan aktivitas para gadis setelah mereka kembali ke Cross Field.

「 Lalu──etto, pilihan pertamaku adalah ……」

Dan kemudian dia mengumumkan ketiga nama itu setelah ragu-ragu.

Part 5

「──Bahkan aku beneran penasaran urusan seperti apa yang memanggil Lux-chi? Terlebih lagi pas udah tengah malam begini ~. 」

「 Entah. Karena itu adalah panggilan dari pemerintah, jadi aku kira itu bukan sesuatu yang aneh. 」

Di dalam salah satu kamar di penginapan para perwakilan turnamen, gumaman Tillfur barusan sudah dijawab oleh Sharis. Tiga anggota Triad duduk bersama di tempat tidur di dalam ruangan yang mereka bagi sementara Tillfur yang mengenakan pakaian tidurnya memiringkan kepalanya dengan bingung. Hanya beberapa menit yang lalu, tepat setelah Lux mengumumkan ketiga nama yang menyelesaikan tugas mereka, seorang utusan dari kastil tiba di penginapan yang dipesan oleh anggota seleksi.

Lux dan Airi adalah yang dipanggil. Pemerintah sedang ada topik penting dengan mereka.

「Namun sangat disayangkan, kan? Untuk Tillfur juga, meskipun kau bekerja keras, kau tidak terpilih sebagai salah satu dari ketiganya. 」

「 Uwaaa …… jangan katakan itu, itu membuatku merasa sedih. Saingannya memang berat …… 」

Ekspresi Tillfur tertutup dari penghiburan Sharis dan dia menghela nafas.

「 Iya. ──Tapi, aku melakukan semua yang aku bisa, Sharis dan Tillfur juga. Aku menilai bahwa tidak ada yang membuat kami merasa malu. 」

Noct yang sedang membaca buku diam-diam berbisik bahwa dengan tanpa merubah raut mukanya.

「Ini cukup melukai harga diriku sebagai siswa tahun ketiga. Setelah semua yang terjadi, aku menjadi contoh buruk bahwa aku kalah dari junior dalam melakukan tugas. ──Aku benar-benar kalah ya. Tapi daripada itu, diluar dugaan bahkan Noct juga menginginkan hadiahnya. 」

「 Tidak. Aku benar-benar tidak memiliki permintaan yang ingin aku tanyakan dari Lux-san. Tapi, aku ingin membuktikan usaha ku, dalam arti itu sangat disayangkan. Karena instruksi dan tugas Lux-san akurat. 」

「Tak masalah lagi ~. Lagipula itu sudah berakhir  toh── 」

Ketika Tillfur berguling-guling dengan kesal, Noct mengiriminya tatapan jengkel.

「 Tidak. ── Momen krusial akan mulai besok. All-Dragon di ibukota── akan bagus jika tidak ada hal aneh lagi yang terjadi. 」

「 Kau benar. Mari kita lakukan apa yang kita bisa. Juga, jangan mengeluh pada Lux-kun, oke? Lagipula orang yang selalu bekerja paling keras tidak lain dan tidak bukan adalah dia. 」

Setelah pemimpin triad, Sharis menyimpulkan seperti itu pada akhirnya, Tillfur dan Noct tidak mengangkat lagi suara keluhan.

「Oh, meskipun sudah selarut ini, sepertinya akan turun hujan, bukan?」

Sharis tiba-tiba bergumam jadi ketika dia menatap keluar melalui jendela.

Di depan tatapannya adalah lampu rumah  orang-orang yang tinggal di ibukota yang jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan Cross Field.

Part 6

「 ──Dan, untuk itu. Untuk merayakan peringatan kelima kemerdekaan, I……haa, capek deh. 」

Di sisi lain, di dalam kamar perorangan yang lain di penginapan, Lisha sedang membaca naskah.

Karena mereka memesan penginapan, mereka dapat memilih untuk berbagi kamar dengan seseorang, tetapi Lisha ingin menghabiskan waktunya sendirian untuk hari ini. Naskah di tangan Lisha berisi tulisan untuk salam pembukanya di event peringatan berdirinya Kerajaan Baru. Sampai sekarang Lisha menghindari statusnya sebagai seorang putri sebanyak mungkin, tetapi kali ini dia tidak bisa melakukan itu dan dia dengan enggan menyetujui.

「 Meski begitu, kenapa Lux tidak memilihku !? Meskipun setiap hari aku bekerja keras sampai larut malam untuk meningkatkan Bahamut pria itu ....... ya ampun. 」

Dia tidak puas bahwa dia tidak dipilih di antara tiga nama yang melakukan tugas Lux dan menerima hadiah mengajukan permintaan, tetapi karena Lux sudah memenuhi keegoisannya, dia juga berpikir bahwa itu tidak ada pilihan lain.

'Fuu', Lisha menghela nafas kecil dan melemparkan dirinya ke tempat tidur dengan mengenakan pakaian tidurnya.

「 Ini sangat bikin depresi karena harus mengurus sambutan publik itu nantinya. Sejak awal, aku tidak memiliki kesadaran diri sebagai seorang putri, dan tapi malah── 」

Meski begitu, dia bisa melarikan diri dari masalah dan tanggung jawab di hadapannya.

「 ya, yah tapi ...... untuk mengumumkan tentang hal itu dengan Lux pada rakyat, sudah ku duga aku harus melakukan salam sambutan ini ya. 」

Lisha membayangkan tentang itu dengan pipi memerah sebelum dia bergumam dengan agak kasar.

Dia sudah menerima persetujuan dari ibu tirinya, Ratu Raffi juga.

Dia dengar setengah dari konsultan di ibukota berpendapat oposisi, tetapi tampaknya itu entah bagaimana diterima. Jika itu berjalan sesuai rencana, peringatan pendirian kerajaan baru besok lusa akan menjadi hari di mana dia akan mengumumkan Lux sebagai ksatria secara resmi.

「──Aku tidak bisa menunggu. Dengan ini Lux akan menjadi ksatriaku. 」

Dia berbisik seolah-olah untuk menguji bagaimana itu terdengar dan dia merenungkan kata-kata itu.

Nasib malang di mana keberadaan Kekaisaran Lama telah merampas posisinya sebelum dia ditempatkan di kursi putri Kerajaan Baru.

Karena kronologi dan pengasuhan itu, ia tidak dapat membiasakan dirinya dengan posisi sebagai putri Kerajaan Baru.

Orang yang menyelamatkannya dari itu tak lain adalah laki-laki yang dia anggap sebagai musuhnya, pangeran kekaisaran lama, Lux.

「Selain itu, dia juga mempertimbangkan ku di kamp pelatihan sebelumnya. Dia sangat baik..」

Bibir Lisha mengendur tiba-tiba. Dia berbaring di ranjang berbulu dan memandang ke langit-langit.


「...... Tapi pria itu, dia terlihat tulus kelihatannya, tapi dia benar-benar cabul. Agak tidak nyaman dengan dia yang menjadi satu-satunya ksatria ku. 」

Lisha membisikkan hal seperti itu sambil dengan ringan menutup matanya dan berpikir tentang Lux.

Jika dia menunjukkan pemahaman di area itu sebagai 'wanita', Lux pasti akan merasa puas bukan?

『Anu, itu──. Tubuh Lisha-sama, meskipun kecil, tetapi feminin dan benar-benar seksi dan tetap imut, jujur ​​saja itu membuatku senang …… 』

「...... Uwah !? Apa aku idiot !? Juga, apa yang aku pikirkan, ya ampun! 」

Setelah Lisha teringat percakapan masa lalu, dia berteriak dengan wajah merah cerah dan dia kembali sadar.

「 ──Kembalilah dengan cepat, Lux. 」

Lisha perlahan meletakkan tangannya di dadanya sementara dia berbisik dengan mata tertutup.

Part 7

Di ruangan lain──

Di dalam ruangan yang didekorasi luar biasa khas hotel kelas tinggi, Krulcifer mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur sambil menyisir rambutnya di depan cermin.

Karena tanah air Krulcifer, Theocracy Ymir juga berpartisipasi dalam Pertempuran All-Dragon, pelayan keluarga Einvolk, Alterize juga akan datang ke penginapan ini. Dia sudah diberitahu tentang itu melalui surat. Di kamp pelatihan di pulau Ries, dia diperintahkan oleh Lux tentang mengatasi kekurangannya yang menentukan pertarungan.

Keahlian menembaknya yang sangat akurat menggunakan jarak jauh Rifle, dan pelanggaran serta pertahanannya yang memanfaatkan persenjataan dan mobilitas Fafnir menghasilkan gaya pertempuran yang tidak meninggalkan celah.

Dia cukup kuat hanya dengan itu. Bahkan di turnamen ibukota, dapat dikatakan bahwa hampir tidak ada orang yang bisa mengalahkan Krulcifer. Tapi, dia punya titik lemah. Serangannya ringan.

Dia akan cukup diuntungkan jika dia bisa menyerang Force Core Drag-Ride musuh dengan penembakan yang akurat, tetapi dalam pertempuran nyata itu tidak akan berjalan dengan nyaman. Jika dia berhadapan dengan Drag-Ride yang memiliki penghalang kuat seperti Azi Dahaka──atau Abyss yang tahan terhadap kemampuan es muncul, pilihan ofensifnya akan sangat terbatas.

Dia juga bisa memakai senjata lain seperti pedang kurang lebih, tapi tidak aman untuk langkah penyelesaian kepada musuhnya. Setelah mereka kembali ke akademi, dia langsung menunjukkan kepada Lux jawaban untuk tugas yang dia berikan padanya. Dengan itu dia dengan luar biasa memenangkan hak untuk membuat permintaan khusus kepada Lux.

Jika dilihat hanya dari itu, maka itu adalah hasil yang sangat bagus, tapi──

「Situasi ini, itu bukan sesuatu yang aku benar-benar bisa bahagia tanpa cadangan. 」

Dia menghela nafas kecil dan berbaring di tempat tidur menghadap ke atas.

Dia menatap langit-langit yang masih baru tanpa ada noda sedikitpun sambil mengingat pernyataan Lux.

Dia mengatakan bahwa dia akan menjadi ksatria eksklusif putri Kerajaan Baru, Lizsharte.

"Mungkin, aku melihat ini agak terlalu naif."

Jika Lux resmi diangkat sebagai ksatria eksklusif Lisha, ia akan berulang kali ikut mengurus urusan resmi Lisha. Dan tergantung pada situasinya, dia akan menghadiri acara-acara Lisha terus-menerus.

Tentu saja, sementara mereka masih kadet militer yang tidak terbebani dengan banyak urusan resmi, tidak akan banyak yang berubah untuk itu.

Tapi, dia tidak bisa menghapus perasaan bahwa pihak lain telah menyusulnya selangkah demi selangkah.

「──Akujadi heran apakah aku juga menjadi buruk dalam menjaga penampilan.」

Krulcifer tersenyum kecut sambil mempertanyakan dirinya sendiri.

Lux sendiri memiliki keadaan dan masa lalu yang rumit yang menghubungkan Kerajaan Baru dan Kerajaan Lama. Kemungkinan besar dia sendiri memiliki tujuan yang ingin dia capai.

Sama seperti Krulcifer yang ingin tahu tentang identitas dirinya yang sebenarnya yang berasal dari Kehancuran.

Karena itu dia berpikir untuk memperdalam hubungannya dengan Lux dengan menghormati keinginannya yang ingin menjadi kekuatan Kerajaan Baru saat ini, tapi──

「Tidak dapat mengatakan apa yang ingin aku lakukan jika tidak ada alasan. Aku juga belum berubah. 」

Krulcifer mencemooh dirinya seperti itu dengan senyum dingin sebelum dia bangun.

Dia adalah satu-satunya manusia yang ditemukan di dalam Reruntuhan yang ada di Ymir.

Dia dipungut dan dibesarkan di dalam keluarga itu. Dia adalah orang luar yang dijauhi oleh keluarga itu.

tu sebabnya dia bekerja keras untuk diakui. Setelah usahanya dan harapannya itu berakhir dengan sia-sia, dia mencoba hidup tanpa bergantung pada siapa pun, tetapi,

「Mungkin, ini adalah pertama kalinya aku bisa merasa ingin mengandalkan seseorang. 」

Dia diam-diam berbisik demikian dan menyebarkan peta ibukota di mejanya. Krulcifer yang rajin sudah menghafal sketsa sederhana dari daerah di sekitar blok mereka saat ini, tetapi dia mencatat informasi lebih rinci dengan tangan.

Bahwa dia bisa mengawal Lux dan yang lainnya tanpa ragu kemarin juga merupakan buah dari kerja kerasnya melakukan penyelidikan pendahuluan dengan benar.

「 Aku menantikan hari raya lusa. 」

Dia berbisik dengan suara yang tidak ada yang mungkin mendengar.

Dia sudah memutuskan isi permintaan khusus yang akan dia buat pada Lux

3 Responses to "Saijaku Muhai no Bahamut Vol 5 Chapter 2.1 Bahasa Indonesia"

Update Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Novel ini diterjemahkan oleh Arisuni Translation

Iklan Tengah Artikel 2

Novel ini diterjemahkan oleh Arisuni Translation

Iklan Bawah Artikel

Makasih telah membaca chapter ini. jangan lupa komen dan share cuk!