Maou Gakuin no Futekigousha Chapter 47 Bahasa Indonesia
Dark Mode
Chapter 47 - Kucing hitam di cafe kucing
Sambil berjalan menyusuri jalanan, Misha berkata kepadaku.
"Untuk apa kau membutuhkan model sihir?"
"Aah."
Aku meletakkan model sihir di ujung jari dan memperlihatkannya pada Misha.
"Ini adalah model sihir pertama yang kubuat jadi aku ingin kau memilikinya Misha."
Misha berkedip beberapa kali lalu tersenyum senang.
"Terima kasih." Katanya sambil menatap model.
"Gimana?"
..Menakjubkan ..
Misha mengubah posisi dan memperhatikan model sihirku dengan perlahan.
Setelah beberapa menit berlalu, dia masih memperhatikan model itu.
Ini adalah pertama kalinya aku melihat Misha begitu asyik dengan sesuatu. Sepertinya dia tidak hanya tertarik membuatnya, tetapi juga pada modelnya.
"Indah."
"Benarkah?"
"Bahkan tempat-tempat yang biasanya tidak kau lihat pun dibuat."
Apakah dia memperhatikan? Seperti yang diharapkan dari Misha.
Ini adalah struktur yang penting untuk Construction Creation <Ibis>. Jika kau membuat pedang tanpa memikirkan strukturnya maka hasil akhirnya akan menjadi pedang yang sangat buruk. Model sihir pun sama. Hanya memperhatikan penampilannya tak akan membuatnya bekerja dengan baik. "
Misha mengangguk dengan ekspresi serius di wajahnya pada kata-kataku.
Saat kau membuat batu, jangan buat batu itu. Buatlah atom-atom yang membentuk batu. Ini adalah sesuatu yang sering dikatakan di zaman mitologi. "
"Kata siapa?"
"Kataku."
Mudah bagiku untuk mengatakan itu, tetapi tak banyak orang yang bisa melakukannya.
.
Misha menatap model sihir lagi.
"Seperti yang kukatakan itu untukmu jika kau menyukainya."
Mata Misha membulat.
"Apakah ini tak apa?."
"Itu hadiah dariku untukmu karena pergi bersamaku hari ini."
Menggunakan <Ibis> aku membuat cincin dan menggunakan model sihir sebagai permata dan menempatkan cincin itu di jari telunjuk kanan Misha. (TLN: Tunangan gayn) (EDN: telunjuk gayn, bukan jari manis, eh gw bener kan?) (TLN: Jari dia kecil, makannya di telunjuk :v)
"Dengan ini, kau bisa melihatnya kapan pun kau mau meskipun itu agak hambar seperti permata karena tidak berkilau."
Misha menggelengkan kepalanya dan menunjukkan senyum yang sangat bahagia.
"Indahnya."
"Begitukah."
Misha mengangguk.
..Arnos dapat melakukan apa saja ya.
Sambil melihat cincin itu, Misha mengucapkan kata-kata itu seperti berbicara dengan dirinya sendiri.
"Yah, tak ada yang mustahil bagiku."
Ketika aku mengatakan itu, Misha terlihat sedikit berkecil hati.
Aku tak bisa melakukan apa-apa .
"Itu tak benar."
Misha menatapku.
"Arnos membantuku."
"Aku akan melakukannya."
"Jadi aku ingin membantumu sebagai balasannya."
Setelah terdiam beberapa saat, Misha melanjutkan.
Avos Dillheavia palsu. Aku juga ingin membantu Arnos. "
Dia mengatakan hal yang mengagumkan.
"Tapi aku tak di perlukan untuk Arnos yang bisa melakukan apa saja."
Begitu ya. Jadi kau sudah kehilangan motivasi ya?
Misha baik seperti biasa.
"Mungkin, tapi bahkan aku punya batasan."
Misha berkedip ke arahku.
Kau memiliki mata iblis yang bagus dan kau ahli dalam sihir penciptaan. Jika kau fokus pada dua hal itu saja, kau bahkan dapat melampauiku. "
".Benarkah?"
"Aku tidak maha kuasa. Suatu ketidakmungkinan yang tidak terduga dapat muncul. Satu-satunya hal yang tak akan pernah bisa kulampaui adalah kekuatanku untuk menghancurkan. "
Aku menghancurkan, menghancurkan dan menghancurkan lagi untuk mengubah yang tak mungkin menjadi mungkin, namun, aku tak bodoh atau cukup buta untuk membuat kebiasaan melakukannya untuk setiap situasi yang muncul.
Semakin kau bersiap maka semakin baik.
"Waktunya mungkin tiba ketika sihir penciptaanmu akan terbukti sangat berguna."
Secara alami, pertumbuhan Misha sangat penting untuk itu.
"Jika kau ingin menjadi kekuatanku maka lebih dekatlah ke jurang (Abyss) sihir."
Misha mengangguk dengan penuh tekad.
"Aku akan menunggu untukmu."
Mata Misha dipenuhi dengan tekad yang kuat.
"Aku hanya mengambil dari Arnos tapi suatu hari aku akan mengembalikannya."
"Aah, aku menantikannya."
Pada saat itu *Nyaa* terdengar.
Seekor kucing hitam menjulurkan kepalanya keluar dari jendela terdekat yang ada di bawah papan nama kafe kucing [Silver Vine Pavilion].
Nyaa ..Nyaa ..
Misha meniru panggilan kucing tetapi kucing itu mengabaikannya dan kembali ke kafe.
Nyaa ..
Bahu Misha sedikit turun.
"Bagaimana kalau kita masuk?"
.Tak apa-apa?
"Aah. Tak apa-apa. "
.Arnos juga suka kucing ?
"Sesuatu seperti itu."
Kami memasuki [Silver Vine Pavilion] dan disambut dengan ucapan Selamat Datang yang ceria dari pelayan.
Banyak kucing berjalan-jalan dan Misha memanggil mereka Nyaa Nyaa.
Setelah duduk, seekor kucing putih melompat ke pangkuan Misha.
"Lihat Arnos." Misha berkata dengan gembira, "Lucu."
"Aku senang."
Misha mengangguk sambil tersenyum.
"Nyaa? Nyaa? Misha berkata sambil membelai kepala kucing putih.
Tentu saja, kucing itu tidak menjawab. dia hanya rileks di pangkuan Misha.
Setelah memesan teh, seekor kucing hitam melompat di rak di belakangku. Kucing yang menjulurkan kepalanya ke luar jendela.
"Aku minta maaf atas masalah Aivis."
".?"
Misha memandangi kucing hitam itu dengan terkejut ketika dia mulai berbicara.
"Tolong maafkan aib ini karena menunjukkan diri kepadamu dalam bentuk seperti ini, Tuanku."
"Aku tak peduli."
Karena kita tidak bisa membuat orang tahu bahwa Aivis hidup, dia mengambil bentuk itu. Kami juga tidak ingin Avos Dillheavia memperhatikannya sehingga kami bertemu langsung dan tak berbicara melalui sihir.
Kemarin Aivis terbang melintasi kota dengan menyamar sebagai burung hantu yang merupakan sinyal kami untuk bertemu.
Ketika aku mentransfer ingatanku kepadanya menggunakan Thought Transmission <Liikus> aku juga memberinya instruksi ini.
Karena itulah aku dan Misha jalan-jalan di sekitar kota hari ini sampai Aivis menghubungi kami.
"Apakah kau menemukan sesuatu?"
Salah satu dari tujuh kaisar iblis kuno Melheys Boran. Dia milik faksi penyatuan tetapi dia bukan pemimpinnya.
Fumu. Itu memang aneh. Dia mendukung faksi penyatuan tetapi yang paling kuat dari tujuh kaisar iblis kuno bukan pemimpinnya?
"Jadi, siapa pemimpinnya?"
Aku menyelidiki tetapi tak pernah menemukannya. Pemimpinnya tidak pernah muncul di pertemuan. Dari apa yang aku dapat temukan, tidak ada seorang pun di faksi penyatuan yang tahu siapa mereka.
"Bahkan Melheys?"
"Sepertinya begitu."
Ini bahkan lebih mencurigakan.
Yah, bisa saja salah satu dari tujuh kaisar iblis kuno. Jika diketahui kau adalah pemimpin faksi penyatuan, kau mungkin kehilangan tempatmu sebagai salah satu dari mereka.
Hanya karena kau adalah salah satu dari tujuh kaisar iblis kuno bukan berarti kau tidak dapat diganti.
"Jika itu adalah iblis dari zaman mitologi, itu tidak akan mengejutkan jika kau tak bisa mengetahui identitas mereka."
Mungkinkah itu Avos Dillheavia? Jika itu masalahnya, apa yang mereka rencanakan? Mungkinkah mereka mencoba untuk mengontrol keseimbangan kekuasaan antara faksi kerajaan dan faksi penyatuan?
Aku juga belajar sesuatu. Melheys juga kehilangan ingatannya dan hanya memiliki satu origin. "
"Apakah kau sudah membuat kontak?"
"Aah. Setelah memeriksa originku secara langsung, dia mengenaliku sebagai raja iblis tirani. Sangat mungkin dia adalah sekutu tapi aku tidak memberitahu tentangmu padanya.
Aivis menunggu perintahku.
"Selidiki Melheys dan coba cari pemimpin faksi penyatuan. Bermainlah dengan aman dan selidiki hanya lapisan atas ingatannya. Mungkin saja originnya masih menyatu tetapi dengan metode yang tidak aku ketahui sehingga aku tak bisa melihatnya.
"Sesuai keinginanmu."
"Apakah kau sudah mempelajari hal lain?"
"Hanya satu hal. Itu mungkin mengarah pada pemimpin faksi penyatuan.
Teh kami diantar oleh pelayan sehingga Aivis menunggu sampai ia pergi sebelum melanjutkan.
Ada klinik sihir bernama [Lognoss] di kota ini. Salah satu kaisar iblis bernama Elio membangunnya dengan uangnya sendiri dan memiliki reputasi perawatan terbaik di Deiruheido. Kaisar iblis Elio hanyalah boneka. Ada iblis lain yang menggerakan tali dari belakang .
"Bahkan setelah menyelidiki kau tak dapat menemukannya ya?"
Aivis mengangguk.
"Itu adalah tembok yang sama yang aku temui ketika menyelidiki pemimpin faksi penyatuan."
"Dimengerti. Ada yang lain?"
"Ada tapi aku belum mengkonfirmasi informasinya."
"Satu hal lagi. Selidiki turnamen pedang iblis dan khususnya salah satu dari tujuh kaisar iblis kuno yang terlibat di dalamnya.
"Sesuai keinginanmu."
Aivis pergi melalui jendela.
Iblis tak diketahui, pemimpin faksi penyatuan yang tak diketahui dan klinik sihir dengan tujuan tak diketahui.
Apakah mereka terhubung atau berbeda?
Aku tak tahu, tetapi bagaimanapun juga, aku tak akan meremehkan mereka.
Setelah menghabiskan teh kami, Misha membawaku ke klinik sihir Lognoss.
"Di sini."
Fumu. Ini bangunan yang cukup besar.
"Ada banyak pasien."
Begitukah. Penampilannya juga tidak mencurigakan.
Aku melihat bangunan itu dengan mata iblisku tetapi aku hanya bisa melihat kekuatan sihir yang lemah.
"Arnos."
Misha menunjuk ke satu sisi.
Itu Ray. Dia sepertinya baru saja keluar dari klinik.
"Yo."
Ray melihat kami dan datang memanggil kami.
"Arnos? Apa ada yang salah?"
Aku hanya lewat saja. Apakah kau sakit?
Ray tersenyum seolah bermasalah.
"Aku baru saja mengunjungi ibuku."
Apakah dia dirawat di rumah sakit?
"Apa penyakitnya buruk?"
Dia dilahirkan dengan tubuh yang lemah. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Dia terlihat tidak tertekan soal itu.
"Jika dokter tak bisa melakukan apa-apa, aku akan membantu."
"Ooh. Apakah kau juga pandai sihir penyembuhan Arnos?
"Aku tak akan mengatakan itu adalah kekuatanku tapi aku bisa membuat pasien yang sakit cukup sehat untuk menaklukkan pegunungan Neil besok."
Ray tersenyum senyum cerah.
"Itu mungkin kelewat sehat."
"Sihir penyembuhan asli tidak hanya menyembuhkan pasien tetapi membuat mereka lebih sehat daripada sebelumnya."
"Sejujurnya itu agak menakutkan jadi aku hanya akan menerima perasaanmu saat ini."
Fumu. Kalau begitu penyakitnya tidak terlalu buruk.
"Aah. Itu yang ingin aku sampaikan. Aku mungkin tak akan berpartisipasi dalam turnamen pedang iblis.
Ekspresi Ray menjadi keruh sesaat sebelum senyumnya segera kembali.
"Hmm. Kalau begitu, kita bisa menyelesaikan pertandingan kita di lain waktu.
"....... Apakah kau tak ingin tahu alasannya?"
"Eh? kenapa?"
"Kupikir kau akan tertarik."
Tampaknya aku menangkap Ray saat ia lengah.
"... Aku hanya berpikir kau selalu melakukan apa pun yang kau inginkan."
"Aku pikir kau akan meneriakiku dengan mengatakan bahwa aku mencoba kabur dari menyelesaikan pertandingan kita atau semacamnya."
"Aku tak suka memaksa orang lain."
Fumu. Sepertinya itu adalah cerita yang dia ikuti.
"Sampai jumpa di sekolah."
Ray pergi.
"Bagaimana menurutmu?" Tanyaku pada Misha
"... Berbeda dari biasanya."
"Itulah yang kupikir."
Dia bertindak sangat mencurigakan. Apa yang sedang terjadi?
Biasanya aku tak akan terlalu terganggu, tetapi Ray bertingkah seperti itu di tempat ini menggangguku.
Mari kita minta Aivis menyelidikinya hanya untuk memastikan.

Lanjotkan
ReplyDeletemantap bujank
ReplyDeletelanjoooeeeeeeet
ReplyDeletekeren
ReplyDeletemembuat orang yang sakit dapat bergerak hingga dapat menghancurkan sesuatu
Lanjutkan bujank
ReplyDeleteDitunggu kelanjutannya min
ReplyDeleteAgak bosen
ReplyDeleteThanks min atas updatenya
ReplyDeleteDiganti jadi hari senen ya min?
ReplyDeleteThank you bujank
ReplyDeleteMantap min, oedah oepdate adja
ReplyDelete