Saijaku Muhai no Bahamut Vol 5 Chapter 2.2 Bahasa Indonesia

Dark Mode

Part 8

Dan kemudian, di ruangan lain yang lebih jauh, di mana Philuffy, Celis, dan Relie, ketiga orang itu berbagi kamar.

Masih ada kamar kosong di hotel, tetapi Celis tidak memilih kamar pribadi dan tinggal di kamar yang sama dengan Philuffy dan Relie. Ada beberapa alasan untuk ini.

Yang pertama adalah bahwa ia diminta oleh Relie sendiri untuk menjadi pengamatnya karena ia telah menyebabkan masalah terakhir kali.Alasan lainnya adalah karena Relie khawatir tentang faktor Abyss yang berada di dalam tubuh Philuffy.

Tentang itu sendiri, tidak ada masalah khusus, tapi sekarang ada masalah yang lebih besar dari itu.

「 Ini ...... agak merepotkan. 」

Celis berbisik suatu keluhan setelah surat yang diserahkan dari kurir yang baru saja tiba dan membaca isinya.

Itu adalah pesan rahasia yang dikirim oleh salah satu dari Empat Bangsawan Agung, ayah Celis—─Dist Ralgris.

「 Ya ampun, jarang orang se-level mu itu khawatir? Jika kau baik-baik saja dengan kami, maka silakan beri tahu kami untuk ikut serta dalam konsultasi, tapi── 」

Philuffy di ranjang sebelah juga mengangguk sebagai tanggapan atas pernyataan Relie.

Pandangan Philuffy yang mengangkat bagian atas tubuhnya di ranjang diarahkan ke halaman buku tentang perusahaan bisnis.

「 Ngh, tidak, ini, itu …… ini sesuatu yang harus aku selesaikan sendiri. 」

Celis menjawab dengan panik sebelum pandangannya kembali ke surat dari ayahnya di tempat tidurnya.

Isi surat itu berbicara tentang klan/keluarga Ralgris yang ingin mengundang kriminal Lux ke rumah mereka untuk melindungi posisinya.  Lalu, surat itu juga memerintahkannya untuk memanfaatkan hubunganya dengan Lux di Syvalles untuk membuatnya berhubungan dekat dengan keluarga Ralgris dalam pertemuan yang akan mereka adakan, dan juga bagi Celis sendiri untuk bersikap proaktif memberikan bimbingan Lux.

「 Aaa, apa ini? Seperti yang diduga, bagiku untuk membawa Lux ke rumah Ralgris──, itu membuat jantungku berdetak kencang karena kenapa entah alasannya. 」

Ketika Celis tanpa sadar mengangkat suaranya sebagai reaksi terhadap deskripsi itu, Relie yang sedang tidur di dalam ruangan yang sama bereaksi dan rautnya berubah.

「T, tidak ……. Tidak ada apapun ……! 」

Celis membuat alasan dengan canggung, bicaranya jadi cepat sambil berpikir

(Sungguh, apa yang dipikirkan Chichi-ue……) (TLN: *Chichi-ue:  panggilan ayah yang udah kuno di era kita. Gak dipake lagi)

Dia berbicara kepada ayahnya tentang kasus Lux menjadi anggota unit Akademi, Syvalles, tetapi isi surat ini agak aneh. Bagi bangsawan, mengundang orang luar ke rumah mereka punya suatu artian tersendiri. Terutama jika yang melakukannya ialah salah satu dari Empat Bangsawan Agung, bagi Dist yang telah menceramahinya tentang wawancara pertunangan atau pernikahan, untuk dengan sengaja mengatakan padanya untuk membawa Lux ke rumah mereka, itu adalah sesuatu yang mustahil dalam keadaan biasa.

Apakah dia mencoba melibatkan Lux ke dalam masalah besar?

Atau yang lain, mungkinkah itu──

「I, itu sesuatu yang belum aku izinkan! Lux masih belum mengajari ku banyak tentang laki-laki…. Tentu saja dia laki-laki yang paling dekat denganku tetapi, per, pertunangan, seperti yang kuduga itu masih terlalu── 」

* gata -! * Pada saat itu Relie bangun dari tempat tidurnya dengan ekspresi pucat.

「Pembicaraan ini── bisakah kau memberitahuku tentang hal ini lebih detail, Celis-san?」

「T, tidak! Aku cuma salah paham, jadi itu akan membantu jika kau melupakannya untuk ku! 」

Celis panik membuat alasan, tetapi Relie menunjukkan senyum berkedut dan menghela nafas dalam-dalam.

「 ……Begitu ya. Tidak peduli seberapa tumpul Celis-san dalam hal cinta, tapi aku agak ceroboh. Dan, apa yang akan kau lakukan tentang permintaanmu terhadap Lux-kun? 」

Tiba-tiba Relie bertanya seperti itu. Sebagai tanggapan Celis adalah,

「 U, untuk saat ini, aku harus berkonsultasi tentang masalah tertentu dengan Lux jadi, etto── Aku berpikir untuk memintanya meluangkan waktu pada hari jeda All-Dragon Battle. 」

「 Begitukah?── hari istirahat yang berada diantara All-Dragon Battle hari pertama dan kedua , itu berarti ulang tahun pendiri Kerajaan Baru. Pada hari itu, kau akan berkencan dengan Lux sambil membahas topik bicara sampai ke topik pertunangan. Rencanamu sangat mengerikan …! 」

「 Apa yang kau bicarakan itu, kepala sekolah !? Itu tidak seperti I── 」

Relie yang pikirannya semakin memanas setelah mendengar rencana Celis berjalan ke depan Philuffy yang sudah terlihat mengantuk.

「 Phi. Bahkan sampai sekarang aku sedang mempersiapkan lingkungan yang seperti aku lakukan di masa lalu untukmu dan Lux-kun agar kalian berdua bisa perlahan-lahan mengakrabkan hubungan sambil menunggu Lux-kun untuk berbuat “kesalahan”, tapi──sekarang kita sudah tidak ada jalan lain. 」

「 Kepala Sekolah, barusan, rasanya aku mendengar kata-kata aneh yang sangat tidak sehat ……? 」

Celis balas dengan raut tatapan yang rumit, tetapi Relie tidak peduli dan memanggil Philuffy.

「 Aku jadi heran apa yang harus kau mintakan kepada Lux-kun dengan permintaan khusus? Menyiapkan lingkungan untuk tempatmu bisa mendekati Lux secara lebih proaktif── 」

「 Nee chan. Berisik. 」

Relie menegang menjadi sebuah patung yang mendengar kata-kata tiba-tiba yang dibisikkan Philuffy dengan penampilan seriusnya yang tidak berubah. Nada bicara Philuffy acuh tak acuh seperti biasanya, jadi itu tidak terdengar seperti dia sangat marah, tetapi seperti yang diharapkan Relie masih menerima kejutan.

「 A, aku minta maaf Phi. Tapi, bukan berarti aku ingin merepotkanmu dan Lux-kun. Alih-alih, aku ingin sedikit membantu, demi masa depan kalian berdua── 」

「 Aku, sudah memutuskan, permintaanku pada Lu-chan. 」

Ekspresi dan nadanya linglung seperti biasanya.

Namun, dia menegaskan hal itu tanpa ragu-ragu. Setelah itu pandangan Philuffy beralih ke buku sekali lagi.

「 Phi. Kau sudah dewasa …… 」

Mungkin merasakan sesuatu dari sikap Philuffy, Relie menatap Philuffy dengan sangat tersentuh.

「 Bagaimana aku harus mengatakannya, aku ingin diizinkan pindah ke kamar lain besok ...... 」

Celis juga mengambil napas dalam-dalam setelah menonton adegan itu dengan ekspresi rumit.

「 Kencan, …. Etto, aku dengar itu adalah sesuatu yang dilakukan pria dan wanita sebelum menikah tapi …. Berjalan dengan seorang pria, hanya kami berdua di kota, seperti yang aku pikir, itu akan membuat ku gugup. 」

Celis mengalihkan wajahnya dari Relie dan Philuffy dan berbisik pelan sehingga dia tidak terdengar.

Pria muda yang menyelamatkannya dengan melepaskan belenggu yang merupakan dosa dan kebenaran yang ditanggungnya. Karena kesalahpahaman Relie, pemikiran 'bagaimana jika' semakin cepat di dalam benaknya atas keinginannya sendiri.

(Sep, seperti yang kupikir, pemikiran ini tidak sehat──tidak diizinkan.)

Membayangkan dirinya berkencan dengan Lux, Celis menutupi bibirnya dengan panik dengan seprei.

Part 9

Di sekitar waktu yang sama.

Sementara para gadis berpikir tentang apa yang harus mereka lakukan dengan hadiah dari permintaan khusus──Lux dan Airi melewati gerbang kastil dan melangkah masuk ke dalam kastil. Keramaian dan hiruk pikuk orang tetap berjalan di udara malam dalam persiapan All-Dragon Battle yang akan dimulai besok dan peringatan ulang tahun Kerajaan Baru lusa sehari setelah itu.

Lux dibungkus dengan kegugupan aneh ketika dia masuk ke dalam kastil setelah hampir lima tahun. Struktur kapur putih ini  yang diwarisi dari bangunan sejak era Kekaisaran Lama adalah kantor pemerintah negara ini.

Di dalam ruang pertemuan luas yang diterangi oleh lampu, sejumlah besar konsultan sudah berkumpul.

Tempat duduk ditempatkan di kiri dan kanan seperti membentuk tangga. Karpet merah diletakkan di jalan setapak.

Lux dan Airi berdiri di platform di level terendah──di mana mereka menyaksikan dari kursi yang disusun seperti tangga yang menghadap kesana.

「 Kau pasti lelah karena perjalanan panjang, mantan Pangerang Ketujuh Kekaisaean Arcadia Lux Arcadia. Dan kemudian adik perempuannya Airi Arcadia. 」

「 Kami datang sesuai dengan undangan. 」

Lux merespons seperti itu kepada para konsultan yang menghadapinya dan membungkuk.

Tempat duduk mereka diselimuti kegelapan berwarna ultramarine. Dari tempat Lux berdiri, dia tidak bisa melihat wajah semua orang di sana. Awalnya wajah mereka harus terlihat. Tapi untuk Lux yang benar-benar jauh dari ibu kota setelah berdirinya Kerajaan Baru, dia bahkan tidak tahu sebagian besar wajah dan nama mereka.

「Jadi, urusan apa yang kau miliki bersama kami?」

Airi yang ada di belakang Lux mengajukan pertanyaan dengan suara yang sedikit diwarnai kegugupan. Utusan yang datang ke penginapan mereka sebelum ini hanya memberi tahu mereka 'Ini topik penting'

Pada poin itu tidak dapat disangkal bahwa itu mencurigakan, dan melihat banyak konsultan berkumpul seperti ini, kecurigaan itu berubah menjadi keyakinan.

「 Wanita muda jangan tergesa-gesa. ──Nah, tentu saja ini malam sebelum All-Dragon Battle, akan menyedihkan membuatmu menemani kami untuk pembicaraan panjang. Oi, perdana menteri-dono. 」

Orang yang mendesak dengan suara besar adalah seorang pria besar dengan rambut merah, salah satu dari Empat Bangsawan Agung, seorang pria bernama Bugriser.

Bahkan Lux yang tidak tahu-menahu tentang politik di Kerajaan Baru mengakui penguasa feodal Four Nobles yang mengendalikan wilayah yang luas di empat arah sejak era Kekaisaran Lama.

Bahkan kepribadian mereka dan cara mereka melakukan sesuatu.

「 Apakah kau ingat wajahku? Aku perdana menteri yang melayani sebagai pembantu keagungan Sang Ratu, Nulph. Alasan kami secara tegas memanggil kalian kesini seperti ini seperti yang kau duga, karena kami ingin kau mendengarkan masalah penting yang masih belum dapat diungkapkan kepada orang-orang di negara ini. 『Rencana Pendudukan Ibukota Kekaisaran』── itu adalah rencana Republik Heiburg. 」

「…… - !?」

Ekspresi Lux dan Airi berubah dari kata-kata Perdana Menteri Nulph.

「 Ada informasi telah datang dari mata-mata yang kami kirim ke Heiburg. Lalu, kami memahami secara spesifik rencana tersebut. Tampaknya divisi militer Heiburg yang telah diperluas akan memulai operasinya. Operasinya akan segera dilakukan──mungkin bahkan setelah akhir All-Dragon Battle ini. Mereka akan memanfaatkan acara pembukaan ketika keamanan Kerajaan Baru ini melemah. 」

Nulph membaca dari dokumen di tangannya tanpa perasaan.

「Tapi, pasukan Heiburg tidak akan menyerang secara langsung. Sisa-sisa pasukan yang masih mencari tempat perlindungan di sana dan berharap mendirikan kembali Kekaisaran Arcadia── Pasukan pemberontak akan menjadi biang keladi di permukaan. 」

「Pasukan pemberontak yang dulu kabur ke Heiburg akan datang menyerang Kerajaan Baru. Jadi itu artinya, …… 」

Airi berbisik dengan suara bergetar. Perdana Menteri Nulph mengangguk dalam diam untuk itu.

「 Seperti dugaan mu. Jika Heiburg para hewan peliharaan, para pasukan pemberontak merobohkan ibukota, itu akan menjadi permulaan dari pemerintahan tidak langsung divisi militer Heiburg. Itulah satu-satunya hal yang harus kita hindari dengan cara apa pun. 」

──Sisa-sisa Kekaisaran Lama.

Dengan kata lain, ini adalah rencana Pendudukan Ibukota Kekaisaran oleh pasukan pemberontak melawan Kerajaan Baru. Tujuan mereka adalah untuk menghancurkan pilar Kerajaan Baru dan kemudian berkembang untuk kedua kalinya sebagai penguasa sekali lagi, tetapi mereka hanya dimanfaatkan oleh divisi militer Republik Heiburg untuk menginvasi Kerajaan Baru.  Terlebih lagi jelas bahwa  Hayes si pedagang hitam sangat terlibat dalam hal ini.

「 Komandan tertinggi pasukan pemberontak yang menjadi pion Heiburg, apakah dia pria bernama Ragreed Forus? 」

「──Eh?」

Suara serakk tiba-tiba datang dari tepi kursi parlemen.

Suara barusan itu dari salah satu dari Empat Bangsawan Agung, Zagha ​​Schultzed. Lux bereaksi pada kata-katanya.

Ragreed Forus.

Dia dulu seorang bangsawan kelas atad yang ada di faksi Kekaisaran, seorang pria yang merupakan teman terbaik Abel, kakak lelaki Lux. Dan kemudian, dia juga orang yang pernah mencoba untuk mengkambing hitam Philuffy di istana kekaisaran. Lima tahun lalu ketika Kekaisaran Lama musnah, keberadaannya menghilang, tetapi tak terpikir ternyata ia melarikan diri ke Heiburg──

「 Oo, kalau dipikir-pikir, Lux-dono, jika aku ingat dengan baik──kau kenal dengan dia kan, aku yakin? Di permukaan dia lah pemimpin pasukan pemberontak, tapi sepertinya, dia yang memimpin seluruh pasukan penginvasi di sini lho? 」

Nasib antara dia dengan Ragreed Forus sejak kecil. Pria yang mewarisi ideologi Kekaisaran Lama dengan jelas, muncul memimpin pasukan pemberontak sebagai komandan tertinggi Rencana Pendudukan Ibukota Kekaisaran. Tapi daripada informasi itu sendiri, fakta bahwa informasi ini diberitahukan kepadanya sekarang di tempat ini yang membuatnya merasakan pertanda tertentu.

「 Dan ...... apa yang kau ingin aku lakukan? 」

「Hohou. Seperti yang diharapkan dari mantan pangeran, meskipun kau sudah terasing dari politik selama lima tahun, tetapi punya kearifan mendalam. Sudahkah kau memperkirakannya dari apa yang kami katakan tadi? 」

「 Kau harus berhenti dengan kata pendahuluan konyol itu, Tuan Zagha. 」

Suara pria terhormat di masa hidupnya memotong Zagha ​​yang mengeluarkan rasa hormat sambil melanjutkan.

Salah satu dari Empat Bangsawan Agung, Dist Ralgris.

Dia adalah ayah dari kapten Syvalles, Celis.

「 Seperti yang kami jelaskan, negara ini berada di ambang bahaya yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk mencegahnya, kami ingin meminjam kekuatan mu, sebagai kartu truf melawan Rencana Pendudukan Ibukota Kekaisaran. 」

「 Peran apa yang akan aku miliki secara lebih spesifik? 」

Lux menjawab dengan singkat dan menunggu jawabannya. Dist berhenti sesaat sebelum melanjutkan pembicaraan.

「 Aku telah mendengar tentang kekuatan sejati mu dan tindakan mu dari putri ku. Ya, tentu saja aku tahu tentang desas-desus dari turnamen ibukota kerajaan (mock battle) , tetapi aku tidak pernah berpikir bahwa kekuatan mu sampai pada taraf yang mampu mengalahkan Ragnarok. 」

「…………」

Lux diam menanggapinya. Pada pandangan pertama, itu adalah pujian baginya, tetapi dia tidak bisa terbawa suasana dan mengatakan sesuatu tak perlu. Masalah benih Abyss yang dimasukkan ke dalam tubuh Philuffy dan sumber benihnya, <Yggdrasil> telah dikalahkan adalah rahasia penting yang hanya diketahui Lux dan teman-temannya.

Abyss adalah target yang harus dihancurkan menurut hukum. Hukum itu berlaku tidak hanya untuk Kerajaan Baru, tetapi di mana saja di belahan dunia ini. Karena itu, ia benar-benar harus menghindari mengatakan hal yang ceroboh dan menyebabkan rahasia itu terbongkar.

「 Selain itu, aku juga mendengar laporan bahwa kau menyelamatkan siswi-siswi berkali-kali dari serangan Abyss di Akademi dan menang melawan Lord Barzeride dalam duel satu lawan satu. Sudah tidak ada keraguan bahwa kau adalah Drag-Knight yang menjanjikan bahkan di antara orang-orang Kerajaan Baru. ──Oleh karena itu, kami menilai bahwa itu mungkin jika itu adalah kau. 」

Dist menghentikan kata-kata pujiannya yang tenang dan mengubah nadanya menjadi keras.

「 Dari laporan pengintai, ada seratus Abyss yang tampaknya menjadi kekuatan tempur mereka demi Rencana Pendudukan Ibukota Kekaisaran ini, mereka sudah bersembunyi di area desa yang sudah ditinggalkan di arah barat laut dari ibukota kerajaan ini. 」

「…… Apa- !? 」

Sepotong informasi mengerikan yang dikatakan benar-benar alami menyebabkan tubuh Lux dan Airi gemetar karena terkejut. Bahkan hanya beberapa Abyss yang menyembunyikan kekuatan yang dapat dengan mudah menghancurkan satu desa tanpa Drag-Ride untuk melawan mereka.

Jika beberapa lusin Abyss mengamuk di ibukota tanpa pengawasan, itu akan membawa bahaya kehancuran dalam satu malam hanya dari itu.

「Apakah informasi itu── benar?」

「Agar Abyss diam bersembunyi di desa kosong, tidak salah lagi harta yang disebut <Horn Flute> digunakan oleh komandan pasukan pemberontak yang pernah kau kalahkan sedang dipakai di sana. Hari pelaksanaan Rencana Pendudukan Ibukota Kekaisaran akan berada pada hari setelah berakhirnya All-Dragon Battle. Sangat penting bagi kita untuk selangkah di depan dari pasukan pemberontak dan memusnahkan Abyss sebelum mereka dapat digunakan untuk menyerang di sini. Karena itu── 」

Dist memotong kata-katanya sejenak dan menatap Lux, lalu, dia memberitahunya.

「 Lux Arcadia. Kami akan meminta mu berperan sebagai umpan untuk menarik semua Abyss. 」

「…… !?」

「T, Tolong berhenti bercanda Tuan Dist! Itu tidak mungkin! Tidak peduli apapun, bagi kakakku sendirian menghadapi pasukan sebesar itu── 」

Airi memohon dengan panik tepat setelah Lux menahan nafas.

Tapi, semua konsul termasuk Dist melanjutkan pembicaraan seolah-olah tidak ada yang terjadi.

「Kami telah mengirim pengintai ke desa kosong dan memastikannya. Peran ini hanya bisa dilakukan olehmu, Saijaku Muhai── orang yang unggul dalam bertahan lebih daripada Drag-Knight lain. Tentunya, kami tidak bermaksud menyuruh mu untuk memusnahkan semua Abyss. Kau akan memancing Abyss sampai benteng tersembunyi yang terletak di utara Kerajaan Baru. Unit tentara yang bersiap di sana akan memusnahkan Abyss. Itulah rencananya. 」

「…………」

「 Rencana ini tidak berasal dari kebijaksanaan ku sendiri. Ini kesimpulan yang diputuskan dalam dewan perang yang mencerminkan pendapat keagungannya Sang Ratu dan semua konsultan di sini. Pelaksanaan misi ini akan diadakan keesokan paginya setelah ulang tahun negara ini. Kita akan menghancurkan gerombolan Abyss yang merupakan dasar kekuatan taktik tentara pemberontak sebelumnya. Juga untuk mencegah keributan dari orang-orang asing dan rakyat, jangan mengatakan hal ini kepada orang lain. 」

'Aku mengerti', Lux memahami di dalam hatinya.

Masih idak jelas apakah mereka ini telah tahu kedok Lux si <Black Hero>, tetapi Lux memahami beberapa hal. kesampingkan niat Empat Bangsawan Agung, para konsultan Kerajaan Baru menaruh kepercayaan penuh mereka pada kekuatan Lux. di tambah lagi, mereka ingin menjadikan pemusnahan Abyss sebagai pencapaian pasukan Kerajaan Baru, yang adalah pemikiran mereka. Lux dipilih untuk mengambil peran umpan karena alasan itu.

Kekaisaran Arcadia kehilangan sebagian besar potensi perang Drag-Knight mereka dari kudeta lima tahun lalu dan kekuatan militer mereka sangat lemah. Kerajaan Baru mempercepat proses pemeliharaan Drag-Knight, tetapi seperti yang diharapkan, dilihat secara keseluruhan, itu adalah fakta bahwa ada perbedaan kekuatan yang jelas antara pasukan Kerajaan Baru dan negara-negara besar di sekitarnya.

Jadi, mereka ingin menggunakan kesempatan ini di mana banyak orang penting dari mancanegara berkumpul untuk memamerkan militer Kerajaan Baru kepada rakyat dan semua negara lain. Namun, Drag-Knight mahir yang bisa menjalankan peran umpan sedikit jumlahnya di Kerajaan Baru dan tidak ada yang mau kehilangan pion terkuat dari kalangan mereka sendiri. Mereka mencoba menggunakan Lux kemungkinan besar karena alasan seperti itu.

「Jika kau bekerja sama dengan kami, hukuman── penyelidikan Ruin Ilegal dengan sewenang-wenang oleh kepala sekolah Akademi, Relie Aingram, serta ketidakpercayaan kalian semua Syvalles yang ikut dengannya untuk menyelamatkannya. Kami tidak akan mengungkit itu lebih jauh. Aku pikir ini bukan transaksi yang buruk, tapi bagaimana menurut mu? 」*(Tuan Dist)

「Itu tak masuk akal Tuan Dist! Luka kakakku masih belum sepenuhnya pulih untuk pertempuran. Jika menjalankan misi itu oleh hanya kakakku itu── 」

Airi mengajukan keberatannya terhadap tawaran Dist.

Tapi,

「 ──Aku mengerti. Aku akan melakukannya. 」

Lux menenangkan napasnya hanya sesaat dan dengan jelas menjawab seperti itu.

「 Nii-san !? 」

「 Airi, aku baik-baik saja. 」

Lux tersenyum lembut untuk menenangkan Airi yang khawatir.

「 Pada akhirnya, seseorang harus melakukanya. Bahkan aku yang sekarang akan berhasil, entah bagaimana, itu pasti. 」

「…………」

Airi goyah untuk mengatakan lebih jauh dari memikirkan pikirannya untuk memikirkan berbagai hal. Kemudian lebih banyak suara datang dari kursi parlemen.

「 Sepertinya pembicaraan sudah selesai. Lalu, aku akan berbicara tentang permintaan lain dari kami. 」

「Eh ……?」

Kata-kata salah satu dari Empat Bangsawan Agung, Zagha, yang tiba-tiba datang menyebabkan Airi merajut alisnya. Lelaki tua itu lalu tersenyum puas dan mengangkat empat jarinya.

「 Empat kemenangan──. Untuk mendapatkan hak menginvestigasi Ruin yang cukup, kami ingin kau mendapatkan setidaknya empat kemenangan. Tentu saja, menjalankan peran umpan tersebut adalah prioritas utama mu. 」

「...... Apa yang kau maksud dengan itu?」

Ketika Airi membuat raut ragu-ragu, mata Zagha ​​yang sipit menyipit lagi dan dia tertawa dengan suara tertahan.

Pada All-Dragon Battle, itu akan berupa pertarungan bergilir melawan masing-masing negara. Kali ini total enam pertempuran akan dilakukan. Dalam beberapa tahun terakhir, kadet militer masing-masing negara telah tumbuh cukup kuat. Mendapat empat kemenangan di sana hampir mustahil.

Tidak ada yang bisa dilakukan dengan kekuatan Lux saja, tapi──

「 Persis seperti yang kau dengar. Perlu upaya untuk tidak mempertanyakan kejadian yang kami sebutkan tadi. Juga tidak mungkin kita tidak bisa mempertanyakan insiden penggunaan penyelidikan Ruin tanpa izin itu sendiri. Jangan khawatir, aku mendengar bahwa anggota petarung Syvalles adalah kumpulan orang-orang yang kuat. Akan mudah untuk mengumpulkan empat kemenangan di All-Dragon Battle, aku yakin. Jika perlu, Kau, Muhai no Saijaku, bisa saja berjuang keras demi kemenangan. 」

Tuntutan janji yang tegas untuk memperoleh empat kemenangan di All-Dragon Battle mengikuti masalah peran umpan.

「Itu, itu ter, terlalu semena — …… - !?」

Airi mengerang dan dia bersiap untuk memprotes lebih lanjut, tetapi mulutnya tertutup oleh pandangan dingin dari para konsultan yang melihat ke bawah dari kursi di sekitarnya.

Lux yang telah paham cara Kekaisaran Lama melakukan hal-hal di masa lalu dapat dengan mudah mengerti niat mereka dengan sengaja memaksakan tugas-tugas sulit padanya. Mereka menugaskan misi yang sulit diselesaikan selain masalah peran umpan sehingga jika dia tidak dapat menyelesaikan satupun, mereka bermaksud untuk memaksa permintaan merepotkannya lagi pada suatu hari nanti di masa depan.

Mereka akan memanfaatkan peluang ini untuk memastikan apakah Lux adalah keberadaan yang mudah patuh untuk Kerajaan Baru atau tidak, dan apakah dia adalah personel yang bisa menguntungkan atau tidak. Jika mungkin mereka ingin memakaikan <kerah> padanya.

Bahkan tidak sedikit pun rasa bersalah dapat terlihat dari orang-orang seperti itu adalah karena Lux dan Airi adalah penjahat dari Kekaisaran Lama.

(Aahhhh, begini lagi ……)

Tidak ada artinya apa pun yang mereka berdua katakan, yang berada dengan status orang lemah. Orang-orang seperti mereka yang memegang otoritas akan tanpa akhir percaya diri terhadap keberadaan yang lemah seperti itu. Sama seperti Kekaisaran Lama yang pernah memberlakukan aturan kejam terhadap rakyat dan membawa gelombang chauvinisme pria di masa lalu——

(Eh? Baru saja, apa yang aku ……?)

Lux bertanya pada dirinya sendiri dalam benaknya karena déjà vu yang aneh.

Itu aneh. Meskipun ini bukan Kekaisaran Lama lagi …… mengapa?

Tetapi jika itu yang terjadi──jika itu sama seperti di masa lalu, maka itu mudah dimengerti.

Jika itu dia saat ini, dia bahkan memiliki lebih banyak cara untuk melakukan sesuatu daripada di masa lalu.

「 Aku paham. Mengenai peran umpan untuk pemusnahan Abyss dan empat kemenangan dari All-Dragon Battle. Aku akan melakukan keduanya. 」

「 Oo! 」

Pada saat itu, tepuk tangan dan tepuk tangan meriah dari kursi parlemen berbentuk tangga.

Airi terlihat seperti dia ingin mengatakan sesuatu, tetapi setelah beberapa saat dia menundukkan kepalanya karena menyerah.


Part 10

「 Agak terlambat dari yang kita duga, bukan? Beruntung hujannya tidak deras—─ 」

Hujan ringan turun dengan lembut di lanskap kota ibukota.

Lampu berwarna oranye yang tak terhitung jumlahnya mewarnai pemandangan dengan cemerlang. Lux dan Airi menonton pemandangan yang luar biasa indah ini saat pulang ke penginapan. Setelah itu, ada sesi pengarahan mendetail misi di mana Lux akan bertugas sebagai umpan. Dia berbicara dengan para perwira militer tentang prosedur, informasi medan, bagaimana menghadapi situasi yang tidak terduga, dan sebagainya.

Di antara info itu, dia sedikit menaruh perhatian tentang informasi yang mengatakan bahwa Ruin yang berada di Heiburg sudah hilang dari sana, tapi itu adalah sesuatu yang tidak terlalu terkait dengan operasi kali ini, jadi bahkan ketika ditanya lebih detail tentang itu, tidak ada informasi lebih lanjut.

Itu akan membuatnya khawatir jika dia membuat Airi pulang sendirian di malam hari, jadi dia membuat Airi menunggu lama, tetapi ketika sampai pada itu Airi──

「Haa ……」

Seperti itu, sejak beberapa waktu lalu dia hanya mendesah dengan ekspresi tertekan.

「Bagaimana kalau kau memakau ini jika kedingian? Aku juga membawa jas ujan untuk berjaga-jaga—— 」

「Bukan itu! Aku tidak kedinginan! Aku khawatir tentang Nii-san, kau tahu !? 」

Airi mengatakan itu dengan suara keras yang tidak biasa baginya. Tapi setelah itu dia tiba-tiba sadar dan menutup mulutnya.

Mungkin dia malu dengan suaranya yang keras, pipinya sedikit memerah. Dia mengalihkan pandangannya dan melanjutkan berjalan.

「Terima kasih telah mengkhawatirkanku. Tapi aku baik-baik saja. Jika ini tentang aku── 」

「 Barusan, mengapa Nii-san tidak mengatakan bahwa kau tidak dapat memakai Bahamut ……」

Airi menunjukkan punggungnya ke arah Lux, yang menghentikan kakinya, dan menanyakan itu sambil berjalan ke depan.

「 ……Begitu ya. Jika mereka tidak tahu tentang kedok Black Hero, maka kita tidak dapat dengan sengaja mengungkapkannya. Tetapi, jika itu Nii-san maka paham, kan? Maksud yang aku katakan── 」

Dan kemudian, Airi berdiri diam dan berbalik untuk menatap Lux.

Karena efek samping memakai Over Limit, Lux kelelahan dan beban yang ekstrem. Dia telah pulih sampai keadaan di mana dia bisa menggunakan Drag-Ride sekali lagi beberapa hari yang lalu. Dalam perhitungan Airi, ia hanya bisa menggunakan Bahamut selama dua belas menit selama periode All-Dragon Battle. Jika Lux menggunakan Wyvern-nya, dia bisa menggunakannya terus menerus sampai tingkat tertentu, tetapi meskipun begitu tidak jelas apakah dia bisa berfungsi sebagai umpan melawan pasukan besar Abyss sendirian.

「 Itu dua hal berbeda lho? Wyvern dipakai hanya untuk memancing musuh lalu terus-menerus kabur dan Bahamut disimpan sebagai cadangan agar jika aku merasa terancam, aku bisa memakainya untuk lari sambil mengalahkan Abyss adalah dua hal yang berbeda── 」(Lux)

 Sekalipun dia membawa Scale Blade yang dikembangkan Lisha ataupun tidak, mustahil untuk terus melaksanakan teknik serangan <Critical Hit> ketika dia dikepung oleh sejumlah musuh.

Juga, karena situasinya akan sangat bervariasi tergantung pada jumlah dan jenis Abyss, ia harus berurusan dengan banyak jenis pelanggaran yang beragam. Berurusan dengan itu pasti akan mengacaukan sarafnya.

Sebagian besar konsultan mengambil pandangan optimis karena mereka mendengar bahwa Lux telah berperan penting dalam pemusnahan Ragnarok di Ries Island, tetapi masalah sekarang ini tidak sesederhana itu.

「Selain itu, perjanjian kita akan memenangkan empat kemenangan dalam All-Dragon Battle juga── faktanya adalah Nii-san yang akan menjalankan peran umpan tidak akan bisa keluar di hari kedua pertandingan di mana giliranmu sudah dijadwalkan, namun memaksakan permintaan semacam itu sedikit …… 」

Airi berbisik dengan ekspresi sedih. Lux melayangkan senyum minta maaf pada Airi seperti itu.

「 Meski begitu, seperti yang aku pikirkan, ku pikir itu adalah sesuatu yang harus aku lakukan. 」

Pada akhirnya, memang seperti itu. Konsultan memaksa masalah yang sulit pada dirinya, tetapi strategi dan keputusan mereka sendiri tidak salah. Menggunakan umpan akan mengakhirinya dengan kematian minimum dan terluka dari militer dan membuatnya lebih mudah untuk memusnahkan Abyss.

Dan kemudian, jika Lux menolaknya, maka ada yang harus berperan menggantikan tempatnya. Daripada Lisha atau Celis, atau mungkin Philuffy untuk peran seperti itu, dilakukan oleh dirinya sendiri membuat dia merasa lebih nyaman dan tenang.

Lux dan Airi berjalan berdampingan.

Dari jalan utama mereka memasuki jalan sempit di mana tidak ada tanda-tanda orang. Karena kegelapan malam dan hujan, cahaya dan suhu di sekitarnya tiba-tiba terasa seperti turun secara drastis.

「...... Haa, pada akhirnya ternyata seperti ini. Jika setidaknya aku bisa ikut, aku akan bisa sedikit melindungi Nii-san, itulah yang kupikirkan ketika datang ke sana tapi── 」

Airi berbisik sedih. Namun, tubuh Lux bergerak refleks lebih cepat daripada yang bisa dia balas dengan kata-katanya.

「 ── Awas-!!! 」

「 Kyah …… !? 」

Lux dengan cepat mendorong Airi yang sedang berjalan di depannya turun di atas jalan batu.

Lux menutupi bagian belakang kepala Airi dengan tangannya sehingga tidak menyentuh tanah tapi,

「Ah, apa yang kau lakukan tiba-tiba !?」

Tepat setelah Airi yang didorong ke bawah seolah-olah dipeluk berteriak itu, suara angin kencang memotong lewat dengan kecepatan tinggi tepat di atas Lux dan Airi yang merunduk.

Airi yang melihat itu menjadi terdiam dan tubuhnya membeku.

Ibukota kerajaan yang hujan di malam hari tanpa kehadiran orang.

Seekor naga dengan bentuk tidak normal mengambang di udara di atas jalan itu.

「 Ohh ~ sungguh kejinya aku, mengganggu kencan menyenangkanmu seperti ini. 」

「 Kau ……  yang tadi malam── 」

Rambut berwarna kusam dengan bagian poni berdiri di ujung, dan mata sanpaku berbahaya. Seorang anggota terpilih dari Vanheim Principality, dan salah satu wakil untuk Seven Dragon Paladins, Greifer.

Nada dan tingkah lakunya seperti biasa, tetapi kehadirannya jelas berbeda dari sebelumnya. Dia memancarkan aura permusuhan yang pasti terhadap Lux dan Airi.

「 ──Apa niatmu? 」

「 Itu kalimat ku, tahu? Jangan bodoh dan serahkan pelakunya. Jika kau melakukannya, aku juga tidak perlu menyerang mu. 」

Greifer mengatakan hal yang aneh dalam menanggapi pertanyaan Lux.

「 Apa yang kau bicarakan!? Kami tidak melakukan apa pun── 」

「…… Baru saja salah satu anggota seleksi kami, dia diserang di dekat penginapan tempat kami tinggal oleh penjaga negaramu──  oleh seorang Drag-Knight. 」

「Eh …… !?」

Lux dan Airi mengangkat suara bingung mendengar kata-kata Greifer.

「Aku juga melihat lambang Kerajaan Baru jadi itu bukan kesalahan ya? Itu adalah tipe Drake dan dia melarikan diri segera, tetapi tanpa ragu siswa kami diserang dalam serangan mendadak. 」

Seorang Drag-Knight yang adalah penjaga Kerajaan Baru menyergap siswa perwakilan dari negara lain.

Hal seperti itu seharusnya tidak mungkin.

Tapi, melihat Greifer di depan mereka yang tampak berbahaya, sepertinya dia tidak berbohong sama sekali.

「Penyerangnya menggunakan Breath Gun dari jarak jauh, jadi untungnya itu tidak fatal ya. Tetapi kedua kakinya patah, tidak ada harapan bahwa dia akan berhasil untuk pertandingan besok. Aku ingin kau menyelesaikan tagihan untuk itu. Adakah keberatan? 」

「- …… !? kesampingkan dulu apakah keaslian ceritamu, mengapa kau membidik kami !? 」

Ketika Airi keberatan, Greifer mendengus menghina dan menunjukkan pandangan jahat.

「Jangan pura-pura bodoh saat selarut ini. Pasalnya, perwakilan dari negara lain tidak tahu apapun seperti di mana kami menginap, tahu? Kecuali kalian, sekelompok orang dari Kerajaan Baru yang ditugaskan mengatur penginapan untuk kami tinggal. 」

「 ...... Kuh. 」

'Ini buruk', memikirkan itu, Lux memutuskan dirinya dalam hatinya.

Kebenaran dari insiden itu sepenuhnya diselimuti misteri, tetapi poin yang Greifer sebutkan memang benar. Jelas bahwa Greifer tidak punya niat mundur dari sini. Kemudian,

「── Datang, simbol kekuatan dari lambang naga bersayap. Patuhi pedangku dan terbanglah, Wyvern! 」

Lux dengan cepat mengeluarkan Sword Device-nya dari sarungnya dan memanggil Wyvern-nya di depannya.

Dia segera mengenakan armor. Tepat setelah itu, Greifer tertawa.

「Aku akan perkenalkan sebelum membunuhmu. Nama Divine Drag-Ride yang berada pada kepemilikankku adalah <Cuelebre>. Sekarang kita mulai ya, pangeran hancur──Saijaku Muhai-sama! 」

「Kalian berdua, tunggu! Melakukan ini di sini itu── 」

Saat Airi berteriak, kedua Drag-Ride bergerak pada saat yang sama.

Wyvern Lux menebas saat terbang dan Cuelebre turun dengan cepat sementara Bladenya menusuk ke bawah. Kedua senjata itu bertabrakan dengan suara tajam dari pedang yang saling beradu dan percikan tersebar.

「Airi! Kembali ke penginapan dan beri tahu Relie-san tentang masalah ini, konfirmasikan tentang penjaga yang dikatakan tadi! Aku akan menghentikannya di sini, sendirian. 」

「Nii-san- !?」

Airi berteriak kalut melihat Lux menaikkan suaranya dengan ketegangan yang tidak biasa.

「── Aku mengandalkanmu. Hati-hati.」

Setelah mengatakan itu padanya, Lux dengan ringan meluncur dan memperbaiki postur tubuhnya di udara.

Tepat setelah bentrokan sesaat, armor bahu dari Wyvern Lux dicungkil dangkal.

(Ini, buruk──)

Bahkan jika bahwa Lux dalam keadaan prima, pria bernama Greifer ini sangat mahir dalam mengendarai Drag-Knight.

Ada dua alasan mengapa Lux tidak meminta Airi untuk meminta bantuan dari pengguna Divine Drag-Knight seperti Lisha dan yang lainnya.

Satu, untuk mencegah insiden ini menjadi lebih besar. Dan alasan lainnya adalah karena dia mengerti bahwa ini adalah lawan yang mungkin membahayakan bahkan Lisha dan teman-temannya.

Kalau begitu, tidak mungkin Lux bisa meminta bantuan dari mereka di sini.

「Kau lumayan juga, mantan pangeran-sama. Bertahan melawan pedangku hanya dengan Drag-Ride biasa. Bukan hanya itu, kau bahkan mengelak dari sergapanku sehingga adik kecilmu tidak akan terseret ke dalamnya. Tapi— 」

Greifer menyiapkan pedang besarnya - sebuah pedang berbentuk aneh dengan panjang mencapai sekitar dua mel. Kemudian dia mengedarkan energi dari *<Force Core>-nya. (TLN :*Bagian jantung drag-ride. Semacam tempat pemroses energi sama sistemnya. Ini titik kelemahan drag-ride selain tubuh pilotnya sendiri yang gak ada pelindung baja kayak robot gundam.)

「 Jika kau berpikir bahwa ini adalah diriku yang sedang serius, maka itu kau meremehkan kehormatanku . 」

Udaranya kental dengan tegangan yang terasa seperti menyetrum kulit.

Saat ketegangan udara meningkat hingga batas, Cuelebre bergerak.

Cuelebre dibalut angin kencang yang terlihat dengan mata telanjang dan maju ke depan seperti peluru.

Pada saat yang sama sebuah tebasan yang beberapa kali lebih cepat dari sebelumnya memotong secara melengkung dan menghunus Wyvern, kemudian──bilah pedang panjang itu bersinar samar dan panjangnya bertambah beberapa kali lipat.

「A-…… !?」

Senjata berubah di tengah-tengah teknik serangannya.

Itu kemungkinan besar── Special Armament Cuelebre.

Scale Bladenya Lux tidak bisa siap tepat waktu untuk memblok serangan pedang yang bertransformasi di tengah-tengah pertarungan yang terjadi secara tiba-tiba. Pedang Cuelebre mengenai bahu Wyvern dengan menyerempet Blade Lux yang dipegangnya, saat itulah—

「Nn?」

* PAAN! * Sebuah angin berpusar di depan mata mereka dan keduanya terpental mundur.

Tepat setelah pedang mereka berhantaman, Lux segera mengumpulkan energi terlebih dahulu dan memakainya untuk teknik <Howling Howl> untuk menahan lawannya. Dia segera melepas itu sekarang dan nyaris tidak memblok serangan langsung pada dirinya sendiri.

Tapi, Greifer yang memperbaiki keseimbangannya hanya dalam sekejap tidak berhenti dan mengejar Lux yang berusaha melarikan diri ke arah yang berlawanan menggunakan momentum Howling Howl.

Ibukota kerajaan terdiri dari banyak bangunan tinggi dan rendah yang saling berdekatan.

Satu langkah saja kesalahan dan mereka akan menghantam dinding. Dalam situasi seperti itu, keduanya dengan terampil meliuk-liuk melewati bangunan dan terbang dengan kecepatan tinggi.

「Jadi kau menghindari <> ku pada sekali lihat. Sepertinya, orang-orang menyebut pertahananmu tidak tertandingi itu bukan omong kosong saja ya. 」

Greifer tersenyum tanpa rasa takut saat mengendarai Cuelebre-nya dan melepaskan serangan barusan ke arah Lux, Lux langsung mundur untuk mengambil jarak.

「Kuh …… !?」
Lux disebut sebagai yang Saijaku Muhai karena dia melakukan banyak mock battles di ibukota dengan mengabdikan dirinya untuk pertahanan, tetapi serangan pemuda bernama Greifer ini sangat sulit untuk dilihat.

Tebasan tajam dari Tail Blade yang bisa mengubah jangkauan dan lintasannya di tengah-tengah serangan, dan waktu Greifer dalam melemparbelati saat Lux bereaksi padanya sangat hebat. Itu tidak bisa ditangani dengan cara biasa.

Lux juga menahan lawan menggunakan Howling Howl dan Breath Gun, tetapi hanya sedikit serangan yang kena bahkan tidak menggores Cuelebre yang memiliki armor dengan penghalang yang solid.

Oleh karena itu Lux tidak bisa bertukar serangan dengan lawan dengan setara dan dia terpaksa untuk melakukan pertempuran defensif satu sisi.

Sepintas, serangan Greifer hanyalah kekuatan yang sederhana tapi──tidak ada jeda di antara serangannya.

Jika ada bangunan di sisi kanan Lux, Greifer akan melakukan tebasan dari kiri. Dia membatasi jalan keluarnya, dan ditambah lagi, dia juga melemparkan beberapa belati sebagai serangan tambahan. Jika Lux menghindarinya sedikit, Greifer akan menggunakan Breath Gun dan meriam bersamaan dan menghentikannya di jalurnya. Itu menyerang berurutan dengan sangat kuat seperti badai. Itu seperti bagaimana seorang pemburu yang ahli akan memotong jalur pelarian mangsanya satu per satu, mengendalikan gerakan mangsa sambil mengejarnya, memojokkan mangsa dengan pasti.

Pada awalnya Lux bisa dengan sempurna menghindari serangan Greifer, tetapi jumlah dan kekuatan serangan secara bertahap meningkat. Penghalang Wyvern berangsur-angsur tertembus dan permukaan zirah Wyvernnya mulai tergores.

「Kau menggunakan jenis Blade langka di sana tapi── akan lebih baik untuk kesehatan mu jika kau tidak begitu, kau tahu? Dalam dua atau tiga serangan lagi, aku akan mencincangmu. 」(Greifer)

Blade Greifer memotong secara vertikal bersamaan dengan deklarasi itu. Tapi ketika Lux terpental mundur, Greifer melihat sesuatu yang aneh dan berhenti bergerak.

「…… Hm? Tempat ini, di mana──? 」

Ada beberapa pencahayaan di sekitar dan udara sepi seperti permukaan danau.

Itu adalah blok baru ibukota kerajaan— daerah distrik yang dibangun kembali.

Itu adalah tempat di mana akan ada banyak pekerja bangunan, tetapi pada malam hari itu sebagian besar adalah tanah kosong.

Lux merasa asing dengan daerah ibukota baru-baru ini, tetapi ia melaksanakan rencananya hanya dengan mengandalkan ingatan peta ibukota yang ia lihat ketika ia dipanggil sekarang.

「──Begitu ya, jadi kau membuat seolah-olah sedang terpojok sementara sebenarnya kau yang memancing ku? Ke tempat ini di mana tidak apa-apa bahkan jika kita sedikit mengamuk. 」

Greifer yang memahami rencana Lux menyeringai dan menyiapkan pedangnya.

「 Maaan, itu menakutkan ya. Seorang pria yang dapat menandingi ku sampai sini dengan menggunakan Drag-Ride biasa tidak banyak bahkan di Vanheim Principality. Itu sebabnya sangat disayangkan— bahwa aku harus menghancurkanmu di sini. 」

Tiba-tiba suasana Greifer berubah dengan nadanya dan ekspresinya tampak arogan. Dia menggunakan tangan kirinya yang kosong untuk mengeluarkan Sword Device-nya, memegangnya seolah-olah dia mengirimkan pikiran padanya, dan kemudian dia mengembalikannya ke sarungnya sekali lagi.

Itu adalah gerakan kontrol Drag-Ride untuk menajamkan saraf seseorang untuk operasi kendali pikiran.

(Nggak bagus──jangan bilang, dia berencana untuk menggunakan Divine Raiment-nya !?)

Greifer mengirim kilatan mata tajam ke arah Wyvern Lux, dan kemudian dia memegang tinggi-tinggi Tail Blade-nya sangat tinggi sehingga pedang itu tidak bisa dilihat dari depan.

「Sudah terlambat bahkan jika kau sudah menyadarinya, kau tahu, Saijaku Muhai!」

Lux yang merasakan tanda yang menakutkan melompat mundur. Pada saat itu, Greifer melemparkan tiga belati dan memotong jalan keluar ke belakang saat dia maju ke depan.

「Kuh ……!」

Greifer telah mengantisipasi bahwa Lux akan mengambil jarak dengan bergerak mundur, dan lagi dia mempercepat dengan memprediksi lintasan melarikan diri itu. Biasanya, gaya Lux adalah untuk melihat melalui gerakan awal serangan musuh dan bertindak sesuai, tetapi sekarang tindakannya untuk bergerak di tempat yang luas di mana ia memiliki ruang bernapas untuk menetralkan kecepatan awal dan kekuatan lawan yang ditujukan oleh Greifer. Dengan kata lain, pria bernama Greifer ini telah meramalkan tindakan defensif Lux.

Sebuah celah akan muncul jika dia menangkis Belati menggunakan Blade-nya.

Karena itu, saat dia membelokkan Belati menggunakan Howling Howl, Greifer berputar ke kanan di samping Lux.

「──Ini kemenangan ku, yakan? pangeran-sama]

Dia mengayunkan pisau yang cepat berubah, mengarah ke tubuh Lux.

Tetapi pada saat itu, Lux yang harusnya terkejut saat ujung pisau itu tepat bertemu dengan ujung Scale Blade-nya.

Gerakan Lux yang tampak seperti pelariannya terputus adalah gertakan untuk menarik Greifer ke tempat yang sempit.

Lux sengaja terpojok ke tempat yang dikelilingi oleh bangunan untuk membatasi sudut serangan lawannya sehingga dia bisa membidik dengan baik serangan balasan menggunakan teknik Critical Hit.

Waktu yang tepat.

Ujung Tail Blade yang membentang untuk membidik Lux, tepat ketika Lux berpikir dia akan dapat menghancurkan senjata itu berkeping-keping,

「──  <Photon Dive>」

「…… !?」

Saat kedua senjata saling menghantam, seluruh tubuh Cuelebre diselimuti cahaya yang menyala-nyala.

Segera setelah itu, penghalang yang ada di Scale Blade yang Lux tadi aktifkan memantul menjauhi cahaya tersebut dan Lux terlempar ke belakang.

「U, ah …… !?」

Lux yang terlempar berguling di tanah menabrak menara jam besar. Dia tidak menerima luka mematikan, tetapi dampak menabrak perangkat terbang di sayap belakang Wyvern-nya. Kumpulan window wyvern melayang di depan matanya, menampilkan status output yang menurun.

(Sialan ……! Aku tidak bisa menghindari── serangan selanjutnya.)

Lux segera menembak dengan <Breath Gun>, dan dia lebih jauh melemparkan Daggers untuk menahan lawannya. Tapi, kedua serangan itu dengan mudah dibelokkan oleh cahaya yang menyelimuti Cuelebre dan bahkan tidak ada efeknya.

「Itu── Divine Raiment Drag-Ride …… !?」

Membelokkan serangan lawan──bahkan penghalang Drag-Ride normal mungkin dapat melakukan hal seperti itu, tetapi biasanya jika penghalang Drag-Ride memblokir serangan, itu akan ada efek momentum untuk Drag-Ride nya sendiri hingga terpental. Tapi, cahaya nyala yang menyelimuti armor itu tidak menyebabkan reaksi momentum balik bagi pengguna.

「 Benar. Kemampuan Divine Raiment Cuelebre adalah <status tidak terkalahkan>. Dalam keadaan di mana aku diselimuti oleh cahaya ini, semua jenis serangan akan terbelokkan, apalagi aku satu-satunya yang dapat menyerang secara sepihak. Aku beri tahu kau setelah semua usahamu tadi──itu hadiah karena mampu melawan ku sampai sejauh ini hanya dengan Wyvern. 」

「arrgh ……」

Lux mengerang. Tepat setelah itu, cahaya yang menyelimuti Cuelebre menghilang seolah-olah itu telah padam.

Tampaknya, <status tak terkalahkan> nya hanya dapat dipertahankan hanya sekitar beberapa detik, tetapi untuk Lux saat ini, dia tidak bisa bertahan bahkan jika musuh tidak memiliki kemampuan itu.

(Meskipun aku tidak bisa menggunakan Bahamut di sini──)

「 Membunuhmu akan menyusahkanku nanti jadi aku tidak akan membunuhmu, tapi aku akan membuatmu menemui nasib yang sama seperti teman ku yang kakinya patah! 」

Greifer mengangkat Tail Bladenya untuk membidik Lux yang terkubur di bawah puing-puing, tapi kemudian,

*BASHII-!*   menghentikan serangan dengan satu tangan.

「 Sudah cukup, Greifer! 」

Identitas sebenarnya dari yang mengganggu pertarungan itu menjadi jelas bersama dengan suara sopran yang halus itu. Di belakang Cuelebre ada bayangan seorang EX Wyvern sebelum ada yang menyadarinya.

Drag-Knight yang mengenakan armor itu adalah pria muda dengan wajah androgini yang bersama Greifer sebelumnya, Coral. Tanpa mengenakan <pilot suit> tetapi seragam sekolahnya, pasti karena dia segera ke sini.

「Mohon maaf atas kekasarannya. Pemimpin kami dengan sendirinya── 」

「Oi, mengapa kau menghentikanku? Lalu apa yang kau lakukan, meminta maaf sesukamu ya, Coral? Apa yang aku lakukan di sini adalah balas dendam, kau tahu? 」

「Lalu, Kau melihat Lux sebagai pelakunya? Jika tidak, maka tidak ada buktinya. Selama pelakunya tidak ditangkap dan diinterogasi, ini hanyal tuduhan palsu dan kekerasan dari pihak kita. Kau mengerti itu, kan? 」

Greifer menunjukkan ekspresi muram. Tetapi Coral juga tidak menyerah sama sekali. Dia balas balas dengan nada dingin. Berdasarkan dari sikapnya yang terhormat, tidak sulit untuk membayangkan bahwa pemuda yang penampilannya terlihat seperti seorang gadis ini juga menyembunyikan kekuatan yang sama dengan Greifer.

「Keh! Aku paham murid teladan-sama. Aa-aa, itu sebabnya aku membencimu. 」

Greifer meludah seolah-olah dia kehilangan minat sebelum dia menyarungkan pedangnya dan melepas kerangka Cuelebre. Coral yang melihat itu kemudian mendekati menara jam tempat Lux terlempar.

「Apakah kau baik-baik saja? Apa ada cidera ── 」

「 Tidak. Aku baik-baik saja, lebih atau kurang. 」

Lux mengatakannya pada Coral yang mengulurkan tangannya ke arah Lux dengan cemas. Lux kemudian turun ke permukaan dengan kekuatannya sendiri.

Tentu saja dia tidak ada cedera atau luka serius. Tapi, dia lolos dari hal-hal seperti itu dengan perbedaan setipis kertas, jika Coral terlambat beberapa detik, dia tidak tahu apa yang akan terjadi padanya.

「Menurut aturan, masalah ini harus dilaporkan dan didiskusikan dengan hakim dari All-Dragon Battle dan, tapi .... 」

Coral juga turun dan melepas armorny. Lalu dia menggumamkan itu dengan tatapan canggung. Menurut aturan, perwakilan negara untuk All-Dragon dari masing-masing negara tidak diizinkan untuk saling bertarung di luar arena. Jika aturan itu dilanggar, peserta itu akan dilarang berpartisipasi──atau tergantung pada situasinya, negara yang diwakili juga akan didiskualifikasi. Karena kali ini Greifer yang memulai pertarungan, aturan itu harus diterapkan padanya, tapi Lux menggelengkan kepalanya.


「 Tidak. Tidak masalah jika kita memperlakukan masalah ini seolah tidak pernah terjadi. Aku tidak tahu tentang detailnya, tetapi tampaknya penjaga Kerajaan Baru menyerang anggota mu terlebih dahulu …. Aku juga tidak mau repot kalau nanti masalanya membesar. 」

「Itu juga tidak bisa seperti itu. Paling tidak kami harus memeriksa apakah kau terluka atau tidak──Jika kau memberi tahu ku di mana rumah sakit ibukota berada, aku akan menemani mu ke sana. 」

「 Woy, murid teladan. Sejak kapan kau menjadi babu Kerajaan Baru ya? 」

「 Kau diam saja. 」

Coral memarahi dengan wajah merah ketika Greifer menunjukkan itu dengan nada kasual.

Lux berterima kasih atas pertimbangan Coral, tetapi Lux juga tidak berniat untuk memperpanjang masalah ini lebih dari ini.

「 Aku benar-benar baik-baik saja. Daripada itu, pihak kami juga akan menyelidiki tentang masalah tersebut, jadi untuk hari ini── 」

「…… Biar ku tebak, ini akan menjadi hari yang besar bagi kami berdua besok, kami juga sudah melaporkannya ke penjaga lain sekarang, jadi──nanti. 」

Ketika Lux mengatakan itu, Coral membungkuk terima kasih dan berjalan pergi.

Meskipun dia telah sampai sejauh ini di pinggiran kota, dia tidak pergi menggunakan Drag-Ride-nya untuk menghindari keributan lebih jauh dari ini. Di langit, beberapa Drag-Knight dari penjaga militer sudah berputar-putar karena mereka mendengar keributan.

「 Kalau begitu, aku akan pulang juga. Ada hal jelek untuk dibicarakan dengan mu dan negara ini, tapi mari kita selesaikan nanti. Itu sia-sia kalau hanya bertarung setengah matang macam ini. 」

Greifer menyeringai sambil mengatakan itu sebelum dia pergi.

「…… Fuu. 」

Waktu yang seperti badai berlalu dan Lux akhirnya dibebaskan.

Tidak ada jam malam di penginapan yang mereka pesan, tetapi dia tidak ingin membuat khawatir semua orang, jadi dia buru-buru kembali.

Lux menyeret tubuhnya yang berat karena kelelahan dan entah bagaimana berhasil kembali sampai penginapan. Di sana, Airi berdiri di depan pintu dengan sebuah syal dibungkus di pundaknya.

「Uwa ……」

Mata celaan yang menatapnya menyebabkan Lux menaikkan suaranya secara refleks.

「『 Uwa …… 』, akulah yang ingin mengatakan itu. Apa yang kau lakukan bertarung seperti itu? Nii-san yang tidak bagus seperti biasa. 」

Airi segera menjawab dengan nada putus asa.

Kemungkinan besar dia menjelaskan situasinya kepada Relie dan memintanya untuk mengirim penjaga pasukan untuk menolong Lux. Setelah itu dia menunggu Lux kembali ke sini.

「Tidak, tapi aku dikejar …… dan aku tidak bisa lari. 」

「Tidakkah itu akan baik-baik saja jika Nii-san lari ke kerumunan atau ke fasilitas militer? …… Yah, meskipun Nii-san kau pasti telah melarikan diri ke arah distrik sepi yang baru dibangun kembali sehingga tidak ada yang akan terseret ke dalam masalahmu. 」

「…………」

Semuanya terlihat jelas sehingga Lux bahkan tidak bisa mengatakan apa pun dalam pembelaannya.

「Ayo cepat masuk. Kau akan masuk angin jika tetap basah seperti itu. 」

Airi membuka pintu dan mendesak Lux masuk. Lux dengan patuh mengikuti di belakangnya.

Part 11

「Eh !? Kau tahu dalang yang sebenarnya? Orang yang menyerang anggota seleksi dari Vanheim Principality── 」

「Tolong pelankan suaramu, Nii-san. Ini akan menjadi rumit lagi jika seseorang mendengarnya meskipun kebetulan. 」

Lux menyeka tubuhnya yang basah karena air hujan, lalu minum teh panas, dan menghangatkan tubuhnya. Setelah itu, ia memasuki kamar ganda yang ia bagi dengan Airi untuk tidur. Tapi kata-kata pertama yang dia dengar tepat setelah masuk ke dalam menyebabkan Lux menaikkan suaranya tanpa sadar.

Peristiwa belum lama ini yang menjadi asal mula perselisihan.

Drag Knight dari Kerajaan Baru menyerang penginapan Kerajaan Vanheim. Airi mengatakan bahwa dia tahu identitas sebenarnya dari penyerang itu.

「 Aku akan mengatakan ini dulu, tetapi dilarang untuk mengungkapkannya kepada orang lain, oke? Aku juga baru mendapatkannya dari Relie-san barusan. 」

「Dan, mengapa penjaga Kerajaan Baru melakukan sesuatu seperti──」

「Itu, tidak diketahui. 」

「…… Eh?」

Lux bingung. Sebaliknya, Airi melanjutkan pembicaraannya dengan ekspresi serius.

「Ketika dia menggunakan Drag-Ride-nya untuk berpatroli di ibukota, tiba-tiba Drag-Ride menjadi lepas kontrol dan menyerang penginapan Vanheim Principality sewa yang berada dekat darinya—─ Itulah alasan petugas ketika ditanya.」

(TLN : *Kalau susah ngertinya, amukan Drag-Ride (Drag-Ride’s rampage) ini kasus yang mirip pas eps 1 , Tiamat hampir lepas kontrol gara-gara Lisha ceroboh atau teknik <Recoil Burst> nya Lux. Pilot jadi kesusahan ngendaliin Drag-Ridenya.)

「Amukan Drag-Ride ── apakah itu──? 」(Lux)

「Itu cerita yang aneh bukan? Kasus Drag-Ride yang mengamuk terjadi ketika Drag-Ride melewati kemampuan pilotnya untuk mengontrol drag-ride nya dan ketika melakukan tindakan tidak disengaja. Tentu saja, ada banyak insiden di mana orang atau benda dirugikan karena kejadian itu. Tapi── 」

「Kali ini, anggota terpilih dari Vanheim Principality yang berada di dalam penginapan ditembak oleh <Breath Gun> dan kemudian, penjaga bisa segera pergi dari sana ...... 」(Lux)

「Ya, metode amukan seperti itu mustahil dilakukan. Selain itu, tampaknya petugas itu kelas veteran, dan ketika Drag-Ride-nya dilakukan inspeksi, tidak ada keanehan apa pun. 」

Amukan yang terjadi pada waktu yang mustahil dan serangan yang terjadi karena itu.

「 Pihak Ibukota menangkapnya dan interogasi dilakukan terus menerus. Masih belum diketahui bagaimana mereka akan menjelaskan tentang hal itu kepada Vanheim Principality. 」

「 Aku mengerti. 」(Lux)

Jika kesimpulannya harus diucapkan, petugas itu sendiri mungkin mata-mata dari suatu tempat.

Kemungkinan itu juga bukan nol tapi──bisakah hal itu?

「Ngomong-ngomong Nii-san, apakah kau ingat tentang gadis itu?」

「……Iya, aku ingat. 」

Airi diam-diam berbicara dengan Lux di dalam kamar yang penerangannya dimatikan.

Lux juga memperhatikannya.

Divine Drag-Ride Yoruka yang telah dia beri tahukan kepada Airi juga── Yato no Kami.

Kemampuan Spellcode, Divine Raiment yang mendominasi dan mencuri kontrol Drag-Ride orang lain.

Jika dengan kekuatan itu dan keahliannya── tentu saja dia dapat dengan mudah menyebabkan insiden semacam ini.

(Tapi ...... aku tidak mengerti. Apakah ini benar-benar pekerjaan Yoruka?) 

Kelelahan yang menumpuk secara bertahap merampas kemampuannya untuk berpikir.

Dan kemudian, Lux tertidur.

1 Response to "Saijaku Muhai no Bahamut Vol 5 Chapter 2.2 Bahasa Indonesia"

Update Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Novel ini diterjemahkan oleh Arisuni Translation

Iklan Tengah Artikel 2

Novel ini diterjemahkan oleh Arisuni Translation

Iklan Bawah Artikel

Makasih telah membaca chapter ini. jangan lupa komen cuk!