Goblin Kingdom Vol 1 Chapter 62.5 Bahasa Indonesia
Dark Mode

Volume 1 Chapter 62.5 - Perjuangan Bui
[Status]
- Ras: Orc
- Nama: Bui
- Level: 36
- Class: King; Horde Chief
- Possessed Skills: Gluttony; Natural Regeneration; Makings of a Powerful Man; Magic Training; Leadership C+; King's Successor; Wandering Soul; Shackled Soul
- Perlindungan Ilahi: Dewi Pengetahuan (Hera)
- Atribut: Tidak ada
- Status: Bawahan Goblin Lord
- Abnormal Status: Usually Timid; Strength is Halved
Sejak Tuan Gol Gol kalah dari si goblin yang menakutkan itu, aku jadi memimpin saudara-saudaraku. Kami juga dipindahkan ke lokasi yang dekat dengan manusia. Ada jauh lebih sedikit pohon di sekitar sini, dan ada sebuah danau di dekatnya. Indah sekali.
Ketika kami pertama kali disuruh pindah, aku bertanya-tanya ke mana kami akan dibuang, tetapi tempat ini sebenarnya jauh lebih baik daripada yang aku kira. Tepat di atas kami adalah pohon raksasa. Itu mungkin Mother Tree, sejenis monster yang mengeringkan pohon-pohon di dekatnya, hanya memungkinkan pohon-pohon muda untuk hidup di sekitarnya.
Para goblin menyebutnya Great Heaven-Piercing Tree, tapi itu tidak tepat.
Ada bekas lubang yang digali didekat akarnya. Itu mungkin dibuat oleh para goblin, tapi itu terlalu kecil untuk kita masuki.
"Sementara itu, ayo kita perbaiki tempat ini."
Ketika aku mengumpulkan semua orang dan mengusulkan ide kepada mereka, mereka semua membuat wajah yang aneh. Kenapa ya.
"Ingin, Makan."
"Pertama, Makan."
Mendesah…
Meskipun mereka sebagian besar sudah makan sejak datang ke sini.
"Tapi kita tidak punya sesuatu untuk dimakan!" Aku membantah.
"Kalau begitu, kita hanya tinggal memakan semuanya?" Mereka membantah.
"Benar! Benar!” Para Orc lainnya setuju.
Karena tidak ada sesuatu untuk dimakan, makan aja semuanya? Orc idiot macam apa kau !?
Di sekitar sini, tidak ada musuh untuk orc selain giant spider. Tetapi bahkan giant spider itu dimusnahkan oleh para goblin. Jadi selama kami melindungi perbatasan dengan kobold di timur dan para goblin di selatan, tempat ini hampir seperti surga bagi kami para orc.
Ada banyak makanan, ada juga air di dekatnya, dan lebih dari segalanya, tidak ada musuh.
Dengan semua itu, aku memutuskan untuk membuat desa yang damai di sini.
Untungnya, faksi-faksi yang lebih kuat menentang gagasan semacam ini sebagian besar tewas dalam perang. Sekarang, sebagian besar disini hanya ada orc yang lebih muda dan orc betina yang lebih tua.
"Tuan Bui, aku ingin makan daging."
"Daging! Daging! Daging!"
Para Orc lainnya mengangkat tinju kanan mereka dan memukulnya ke dada mereka untuk menunjukkan persetujuan mereka.
Apa gunanya mengatakan sesuatu yang tidak bernilai?
Muu ... Muu ...
“Aku sudah mendapatkannya! Aku akan membagikan setengahnya. Gui bawa tiga Orc bersamamu dan dapatkan makanan. Ada spear deer di dekat danau, jadi itu sudah cukup. Semuanya, berkumpul di dekat pohon. ”
"Kenapa hanya kelompok Gui? Itu tidak adil ~ "
"Tidak adil! Tidak adil!"
Mereka mengatakan hal-hal yang tidak berguna lagi. Tapi kali ini, aku dengan tegas menolaknya.
"Tidak! Aku melihatmu memakan armor rabbits beberapa saat yang lalu! ”
"Pelit!"
“Pelit! Pelit! Pelit! ”
Apakah mereka tidak memiliki niat untuk berhenti ...?
◆ ◇ ◆
Setelah menyingkirkan batu-batu dan memotong pohon-pohon kecuali mother tree, kami menciptakan tempat tinggal jauh dari hujan dan angin. Setelah gulma dicabut, tempat yang layak huni bisa terlihat.
Setelah istirahat sebentar, Gui dan yang lainnya kembali.
“Gui luar biasa. Lihat semua spear deer ini. Dan juga ada banyak ikan di danau. "
"Awalnya aku khawatir ketika para goblin memindahkan tempat tinggal kita, tetapi tampaknya kita dapat percaya untuk saat ini."
"Benar. Benar."
Setelah itu, semua orang makan.
Meskipun aku benar-benar berpikir begitu, kami sama sekali tidak aman. Tidak mungkin goblin itu memindahkan kami ke tanah ini karena dia memikirkan kesejahteraan kami.
Ini mungkin merupakan tindakan pencegahan terhadap manusia di timur jauh melewati kobold, yang berperang melawan Master Gol Gol. Kami orc sedang dimanfaatkan sebagai bendungan melawan kekuatan manusia. Itu pemikiran yang menakutkan. Untuk memikirkannya, para goblin yang kita remehkan sebagai pygmies akan benar-benar dapat memiliki rencana yang menakutkan. Tetapi dengan ini muncul kesempatan.
Dengan tanah sebagus ini, kita para orc dapat berkembang biak. Tentu saja, itu juga tergantung pada seberapa sengit serangan manusia, tetapi jika serangan mereka tidak cukup sengit maka kita akan dapat berkembang biak tanpa terkendali. Dan suatu hari, para Orc akan sekali lagi memerintah.
Namun untuk itu, diperlukan fondasi.
Tempat yang aman di mana kami bisa beristirahat dengan nyaman. Kami perlu berlindung di mana tidak ada giant spider atau goblin atau manusia mana pun yang bisa menyakiti kami.
"Setelah kau makan, kita akan bekerja di desa lagi!"
"Eh–, aku mengantuk!"
"Ngantuk! Ngantuk! Ngantuk!"
Ketika saudara-saudara ku menggerutu, aku minta mereka memindahkan batu ke timur. Setelah makan, kami memperkuat pangkal pohon induk dengan tulang-tulang spear deer. Lalu ketika aku berjalan, aku bertanya-tanya apa yang harus dilakukan tentang air.
Setelah berjalan sebentar, aku menemukan sungai yang mengalir ke danau. Jaraknya sekitar setengah hari ke utara dari akar mother tree. Aku tidak sengaja menemukannya karena aku pikir merasakan sesuatu seperti air. Dan seperti keberuntungan, jejak itu ternyata mengarah ke sumber air.
Aku lapar, tapi aku harus menahannya. Saudaraku tidak tahu cara mendapatkan makanan; mereka perlu diajari. Dan untuk melakukan itu, pertama-tama aku harus memimpin. Kalau tidak, mereka akan seperti itu selamanya.
Setelah mengikuti sungai, aku menemukan diri ku di tepi danau. Rupanya, ada sebuah danau di sebelah barat akar mother tree yang dapat diakses setelah mengikuti jalan yang berbentuk seperti setengah lingkaran. Aku ingin tahu apakah ada cara untuk mendapatkan air di sini.
Memiliki air di desa terbukti bermanfaat. Kami bisa mandi, dan kami bahkan mungkin bisa makan ikan.
Bagaimanapun, aku akan memikirkannya setelah kembali.
Ketika aku berjalan di sepanjang jalan, aku berpikir sendiri. Aku lapar, tetapi aku melakukan yang terbaik untuk membuat rencana. Ada beberapa sungai yang mengalir ke danau. Jika aku bisa mengarahkan aliran salah satu sungai itu ... Benar, bagaimana kalau menggali sesuatu seperti selokan di sekitar desa? Meskipun aku tahu dari pertempuran terakhir betapa mengerikannya pertempuran melawan parit, mungkin lebih baik jika kami mengisi parit itu dengan air. (TLN: Parit = Lubang panjang tempat berlindung dalam perang; selokan)
Lagipula, baik manusia maupun goblin tidak bisa bernapas di dalam air.
Jadi jika kita menggali parit dengan dalam, mereka seharusnya tidak dapat dengan mudah menembus pertahanan kami.
Benar, itu pasti benar.
Satu-satunya pertanyaan sekarang adalah bagaimana caranya kami mendapatkan air?
Lagipula tidak ada masalah dengan makanan, jadi ... Ya, mari kita coba.
"Semuanya, ayo menggali lubang!"
"Itu pekerjaan goblin."
"Tidak ada makanan yang bisa ditemukan di dalam lubang!"
"Tapi ini penting! Tolong dengarkan!"
Aku berusaha keras untuk menjelaskan, tetapi bahkan tidak setengah dari orc yang mencoba mendengarkan. Dan di antara yang mendengarkan, hanya sekitar setengah yang setuju dengan ku.
Pada akhirnya aku harus mengandalkan orc itu, sementara aku mencoba membujuk yang lain. Agar air dari danau ke sungai mencapai desa, parit harus digali. Sebuah parit untuk membiarkan air lewat.
Ketika para orc melakukan yang terbaik untuk menggali parit di sekitar desa, aku mencoba yang terbaik untuk membujuk yang lain.
Aku mencoba meyakinkan mereka dengan mengatakan kepada mereka bahwa hanya karena para goblin mahir dalam hal itu tidak berarti bahwa kami tidak dapat melakukannya juga. Lalu aku mencoba memprovokasi mereka, mengatakan, "Mungkinkah alasan mu tidak ingin membantu menggali lubang itu karena kau benar-benar takut?"
Kami tidak punya pilihan selain melakukan ini.
Aku juga mencoba membujuk mereka dengan memberi tahu mereka bahwa jika kami bisa terhubung ke sungai, mereka bisa makan ikan sebanyak yang mereka mau.
Meskipun aku sebenarnya tidak tahu apakah ada ikannya atau tidak.
Dengan manfaat yang dilemparkan kepada mereka, para orc bersatu dan kami semua menggali parit di sekitar desa. Untungnya, ada banyak makanan di sekitar, jadi tidak perlu bagi kami untuk keluar dan mencari makanan.
Kami menggunakan tanah yang digali untuk membuat dinding, melapisinya di kedua sisi parit. Adapun parit itu sendiri, bahkan butuh banyak orc, yang punya banyak stamina untuk beberapa hari, tapi sejauh ini, sudah berjalan dengan baik.
Ketika kami menabrak batu, kami akan menyatukan kekuatan kami dan mendorongnya keluar dari jalan. Kami akan menebang pohon-pohon yang menghalangi dan menghilangkan tunggul pohonnya. Kemudian setelah 30 hari, kami akhirnya menyelesaikan proyek parit ini.
Selanjutnya menghubungkannya dengan sungai dan menunggu air mulai mengalir masuk.
Kami melemparkan tunggul dan sisa pohon ke sungai. Pada saat yang sama, tembok lumpur terakhir yang tersisa hancur, dan air mengalir ke sungai yang kami buat.
Saudara-saudara ku semua bersorak ketika air mulai mengalir.
Benar, benar. Aku juga merasa senang.
Aku segera berlari kembali ke desa, dan di sana aku melihat air mengalir di sekitar desa.
"Aku ingin tahu apakah ada ikan?"
Dengan proyek yang sukses, itu satu-satunya kekhawatiran yang tersisa.
◆ ◇ ◆
Ini merepotkan. Sungai mengikis tanah ketika mengalir, sehingga tidak mengalir sesuai dengan bentuk jalan yang kami buat. Jika ini terus berlanjut, parit akan menjadi lebih luas, dan air akan menjadi dangkal. Sementara itu, kami mencoba melempar batu untuk melemahkan aliran sungai.
Kami menempatkan sebuah batu di dekat tempat di mana alirannya paling cepat. Itu adalah lokasi yang kritis, jadi kami mungkin harus melindungi daerah ini. Saat aku memikirkan itu, waktu untuk membawa tulang dan kulit binatang buas yang kami makan menuju mother tree datang.
Sekitar waktu itu, sesuatu yang enak menghembus hidungku, jadi aku menoleh. Ketika aku melakukannya, aku melihat cabang-cabang mother tree merosot, menyebabkan buah jatuh. Aku mengulurkan tangan untuk menerimanya. Dan ketika aku melihat buah di tangan ku, aroma manis tercium oleh hidung ku.
Mulutku berair. Sebelum aku menyadarinya, buah itu sudah ada di mulut ku. Enak sekali! Ku pikir. Jus buahnya sangat enak sehingga membuat ku ragu apakah aku benar-benar memakannya. Cukup bagi ku untuk bertanya-tanya apakah buah itu benar-benar dari dunia ini.
----Halo.
Aku pikir aku mendengar sesuatu. Tetapi ketika aku melihat sekeliling, tidak ada apa-apa.
----Disini euy.
Aku melihat sekeliling lagi, tetapi tidak ada orang di sekitar ku. Memiringkan kepalaku dengan bingung, suara manis sekali lagi terdengar.
–––– Di atas sini.
Atas? Aku menoleh seperti yang diperintahkan, tetapi yang bisa kulihat hanyalah mother tree.
–––– Itu benar, ini aku. Senang bertemu dengan mu.
Pohon itu ... berbicara ...
Rasanya seperti pohon itu tersenyum ketika melihat ku kaget. Pohon itu tidak pernah seperti ini sebelumnya, aku ingin tahu apakah aku akan menjadi gila.
––– Aku Doralia. Kau siapa?
Bui.
Aku hanya memikirkan itu di kepalaku, tetapi tampaknya pohon itu sudah mendengarnya.
---Begitukah. Bui dari ras orc, ya? Nee~ Apakah kau memiliki masalah?
Tidak, itu tidak cukup besar untuk disebut masalah.
---Begitukah. Tapi jangan khawatir. Aku akan membantumu. Tapi sebagai gantinya ... Bantu aku lebih tumbuh, ok?
Maksud mu apa?
––– Aku akan melemahkan aliran air untukmu. Jadi aku ingin kau terus membawa makanan untuk ku. Jika kau melakukan itu, aku mungkin bisa mengeluarkan lebih banyak buah dan bahkan mungkin membuat hutan.
Bagaimana dia akan membuat hutan?
––– Kau mencabut rumput liar dan bahkan membawakan makanan untukku, jadi anggap itu sebagai hadiah istimewa.
Buah lain jatuh dari ketinggian di atas ku. Ketika aku memakannya, kekuatan misterius muncul dari dalam diri ku.
"Terima kasih, Doralia."
---Sama-sama.
Setelah itu, aku pergi memeriksa aliran sungai. Tapi seperti yang dikatakan Doralia, alirannya sekarang lebih lemah. Bahkan, ikan bisa dilihat di air.
Pembangunan desaku berjalan dengan lancar.
Sekarang yang tersisa adalah bagaimana menghadapi para goblin yang menakutkan dan bagaimana lari dari manusia.
Tetapi pertama-tama, aku harus memprioritaskan meningkatkan saudara-saudara ku.
◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇
Level Bui telah meningkat.
36 -> 40
Setelah mengkonsumsi buah Doralia yang diberkati, komunikasi dengan Doralia sekarang menjadi mungkin.
[Status] << Berkat Doralia >> ditambahkan.
Sekarang dimungkinkan untuk menerima berkat Doralia. Regenerasi alami akan meningkat sesuai dengan batas kekuatan Doralia.
◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇
Author note:
Bui tangguh yang diam-diam bersembunyi melawan para goblin.
Jika kau bertanya-tanya bagaimana Gol Gol memimpin para orc-nya yang gila. Mungkin seperti ini ...
"Ayo pergi, bajingan! Ikuti aku!!"
"Ya!"
"Bunuh mereka semua!!"
"Hajar mereka! Jenderal Luar Biasa !! ”
"Orc! Siapa kita?"
"Yang terkuat! Yang terkuat! Yang terkuat!"
Seperti itulah, mereka secara spontan memilih jalan mereka dan menjadi liar.
Orc biasanya seperti itu. Yang aneh adalah Bui. Adapun bagaimana kisah orc yang menerima perlindungan ilahi dari Hera, itu tidak ada yang tahu.
0 Response to "Goblin Kingdom Vol 1 Chapter 62.5 Bahasa Indonesia"
Post a Comment